Di sisi lain, beredar kabar bahwa pria itu punya aset senilai fantastis, setara dengan nominal cek palsunya. Tarman dengan cepat membantah. “Itu tidak ada,” ucapnya singkat, tanpa banyak basa-basi.
Konferensi pers itu sendiri digelar di Gedung Graha Bhayangkara, Jalan Ahmad Yani. Suasana terkesan tegang namun lancar. Mbah Tarman hadir dengan status tersangka, menjawab pertanyaan seperlunya dengan gaya khas orang tua Jawa yang tenang.
Pada intinya, seluruh akal bulusnya bermuara pada keinginan sederhana: meluluhkan hati Shela agar bersedia jadi istrinya. Sebuah cara yang keliru, tentu saja, dan kini harus ia pertanggungjawabkan di hadapan hukum.
Artikel Terkait
Pramono Anung Siap Perpanjang Operasi Modifikasi Cuaca untuk Antisipasi Banjir Jakarta
Gempa Magnitudo 4,8 Guncang Perairan Sangihe Dini Hari
Kotak Hitam ATR 42-500 Berhasil Dibuka, Rekaman 2 Jam di Kokpit Terungkap
Gerindra Tuding Birokrasi Lamban Jadi Biang Kerok Krisis Air di Padang