Suasana mencekam menyelimuti kampus Kentucky State University, Selasa (9/12) sore. Tembakan terdengar dari sebuah asrama, dan dalam sekejap, situasi berubah jadi chaos. Satu mahasiswa dinyatakan tewas, sementara seorang lainnya mengalami luka kritis. Kabar buruk itu langsung menyebar, memicu kepanikan.
Menurut sejumlah saksi, respons aparat terbilang cepat. Tak lama setelah kejadian, polisi kota Frankfort ibu kota Kentucky berhasil menangkap seorang pelaku. Yang menarik, pelaku ini disebut-sebut bukan mahasiswa di universitas tersebut. Motifnya? Masih jadi tanda tanya besar.
Video dari stasiun televisi lokal WLKY-TV memperlihatkan pemandangan yang serba kalut. Beberapa mobil patroli berjaga di luar kompleks asrama, sementara garis polisi kuning sudah membentang di halaman. Kampus pun langsung dikunci, lockdown diterapkan untuk mencegah hal yang tidak diinginkan.
Asisten Kepala Kepolisian Frankfort, Scott Tracy, mencoba menenangkan publik dalam konferensi pers yang digelar malam itu.
Artikel Terkait
Strategi Pecah Belah: Dari Romawi Kuno Hingga Konflik Ukraina
Maling Nyasar dari Balkon Hotel, Terperosok ke Ventilasi Rumah
Peringatan MSCI dan Tantangan Reformasi Pasar Modal di Era Prabowo
Letjen Richard Tampubolon Desak Huntara Segera Rampung, Tinjau Langsung Tiga Kabupaten Terdampak Banjir