Rabu kemarin, suasana di lokasi Pasar Payakumbuh yang terbakar tampak berbeda. Kehadiran Menteri PU Dody Hanggodo dan Wakil Ketua Komisi VI DPR Andre Rosiade di tengah reruntuhan memberi sinyal jelas: pemerintah pusat berkomitmen penuh membangun kembali pasar itu. Mereka datang didampingi Gubernur Sumbar Mahyeldi, Wakil Wali Kota Elzadaswarman, dan Bupati Lima Puluh Kota Safni untuk melihat langsung kondisi di lapangan.
Andre Rosiade tampak antusias. Ia bukan cuma bicara soal fisik bangunan, tapi lebih jauh lagi. Kepada sang menteri, ia tunjukkan kawasan sekitar pasar yang setiap malam berubah jadi pusat kuliner dan UMKM yang ramai. Bagi Andre, ini soal keberpihakan.
"Kalau malam di sini ramai sekali. Ini pusat ekonomi rakyat," ujarnya.
"Pasar harus dibangun kembali dengan konsep yang lebih baik, modern, dan berpihak kepada pedagang," tegas politisi Gerindra itu.
Di sisi lain, Menteri Dody Hanggodo menyampaikan kabar yang cukup menggembirakan. Secara administrasi dan perencanaan awal, proyek revitalisasi ini sudah memenuhi syarat. Basic design dari Pemkot sudah ada, sertifikat tanah juga aman. Tinggal satu langkah krusial lagi.
"Langkah selanjutnya adalah menyelesaikan detail engineering design atau DED. Ini akan dikerjakan oleh Pemerintah Kota dengan koordinasi bersama Balai PU dan Satker Prasarana Strategis agar secara teknis segera siap," jelas Dody.
Rencananya, pasar akan dibangun dengan konsep basement, yang artinya bangunan lama harus dibongkar total. Soal anggaran? Dody bilang itu bukan masalah. Begitu DED selesai, proses lelang bisa dimulai, ditargetkan akhir tahun ini. Ia menekankan, ini adalah wujud hadirnya pemerintah sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto untuk mendukung ekonomi daerah.
"Pasar adalah salah satu penggerak utama ekonomi rakyat, apalagi Payakumbuh kuat di sektor kuliner," katanya.
Tak hanya Payakumbuh, pasar di Batusangkar juga masuk dalam agenda. Tapi, prioritas akan diberikan pada yang paling siap teknis. Targetnya, lelang berjalan akhir 2026 dan pembangunan fisik dimulai tahun depannya. Meski pembangunannya oleh pusat, Dody menegaskan konsep dan pengelolaan tetap di daerah. Hanya saja, desainnya harus punya karakter lokal.
"Ini pasar kota, jadi desainnya harus lokal, tidak boleh kehilangan karakter daerah," ujarnya.
Merespons hal itu, Wakil Wali Kota Payakumbuh Elzadaswarman tak menyembunyikan rasa syukurnya. Kunjungan itu, baginya, adalah bukti sinergi konkret antara DPR dan pemerintah.
"Atas nama Pemerintah Kota Payakumbuh dan seluruh masyarakat, kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Menteri PU dan Bapak Andre Rosiade yang telah memastikan komitmen pusat," kata Elzadaswarman.
Ia berjanji Pemkot akan bekerja cepat menyelesaikan DED dan koordinasi teknis. Bagi dia, ini lebih dari sekadar proyek fisik. Ini tentang menghidupkan kembali denyut nadi ekonomi warga.
"Revitalisasi pasar ini bukan hanya membangun gedung, tetapi membangun kembali denyut ekonomi rakyat Payakumbuh. Sinergi pusat dan daerah seperti ini sangat kami harapkan," pungkasnya.
Artikel Terkait
200 Ribu Buruh Diprediksi Padati Monas dalam Perayaan May Day 2026
Bareskrim Gagalkan Peredaran 18 Kg Sabu Jaringan Malaysia-Indonesia, Tiga Tersangka Ditangkap
Kebakaran Apartemen di Tanjung Duren, 110 Personel Damkar Dikerahkan
Pemerintah Percepat Penertiban Perlintasan Sebidang Usai Kecelakaan KA di Bekasi