Pembukaan perdagangan saham di BEI pada Jumat (2/1) kemarin cukup menggembirakan. IHSG langsung menguat 37 poin lebih, menembus level 8.684. Nah, melihat situasi ini, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa tampak optimis. Bahkan, optimisme itu dibawanya jauh ke depan. Menurutnya, indeks saham kita punya peluang serius untuk melesat hingga ke level 10.000 di tahun 2026 ini.
"Kan tadi naik. Saya pikir memang itu ada optimisme di pasar atau pelaku pasar bahwa kita akan membaik terus ke depan," ujar Purbaya usai menghadiri acara pembukaan perdagangan BEI di Jakarta.
Bagi sang menteri, kenaikan itu bukan sekadar angka hijau di papan pencatatan. Itu adalah cermin nyata dari keyakinan investor terhadap prospek ekonomi nasional yang kian membaik. Fondasinya dinilai sudah jauh lebih solid sekarang, dan punya potensi untuk terus menguat sepanjang tahun.
"Kalau saya lihat fondasi ekonominya yang sudah ada membaik sekarang tahun ini akan lebih baik lagi," katanya menambahkan.
Di sisi lain, Purbaya punya alasan kuat untuk keyakinannya. Sinkronisasi kebijakan antara pemerintah dan Bank Indonesia, antara fiskal dan moneter, disebutnya sebagai motor utama. Dengan koordinasi yang lebih rapat ini, percepatan pertumbuhan ekonomi benar-benar terasa. Mencapai angka 6 persen pun bukan hal mustahil.
"Harusnya ekonomi akan tumbuh lebih cepat, 6 bukan mustahil dicapai tahun ini jadi pelaku pasar siap-siap saja," tegasnya.
Artikel Terkait
OJK Soroti Kinerja LQ45 dan Dominasi Investor Ritel di Pasar Modal
IHSG Melonjak 78 Poin, Saham VICI dan LEAD Jadi Primadona Pasar
IHSG Melonjak 77 Poin, Saham-Saham Ini Pacu Kenaikan
OJK Waspadai Gelombang Investor Ritel yang Bakal Kuasai Separuh Pasar Saham