MURIANETWORK.COM - Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) secara resmi memposisikan diri sebagai partai penyeimbang dalam pemerintahan Presiden terpilih Prabowo Subianto. Posisi ini, menurut pengurus partai, diambil untuk menjaga kesehatan demokrasi Indonesia sekaligus mempertahankan hubungan baik secara personal dengan Prabowo. Pernyataan ini disampaikan usai Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri menyelesaikan serangkaian kunjungan kerja ke Timur Tengah.
Pernyataan Usai Kunjungan Kerja Megawati
Penegasan sikap partai itu disampaikan oleh Ketua DPP PDIP Ahmad Basarah. Ia berbicara di Arab Saudi, menyusul berakhirnya agenda Megawati di Uni Emirat Arab dan Arab Saudi. Kunjungan kerja ditutup dengan pelaksanaan ibadah umrah oleh Megawati yang didampingi anak-anaknya, M Prananda Prabowo dan Puan Maharani.
Dalam kesempatan itu, Basarah mengungkapkan bahwa Megawati juga menyampaikan doa khusus meminta bimbingan dan kekuatan dalam memimpin partai. Posisi PDIP saat ini, diakui Basarah, memang menghadapi tantangan tersendiri.
Artikel Terkait
Polda NTT Kerahkan 3.227 Personel untuk Amankan Semana Santa di Larantuka
Tiga Pelaku Penyiraman Air Keras di Bekasi Ditangkap, Motifnya Dendam Lama
Brimob Gagalkan Tawuran Remaja di Cikarang, 7 Senjata Tajam Disita
Iran Klaim Tembak Jatuh Pesawat dan Rudal AS-Israel dalam Serangkaian Insiden