ISTANBUL – Jonathan David tak akan turun. Itu sudah pasti. Juventus, yang akan berhadapan dengan Galatasaray di leg pertama play-off Liga Champions, harus merelakan penyerang andalannya itu absen pada laga Rabu (18/2/2026) dini hari WIB nanti. Penyebabnya? Cedera di bagian pangkal paha.
Tim asal Turin itu tiba di Istanbul tanpa membawa sang bomber Kanada. Coba lihat daftar skuad resmi yang dirilis klub, namanya memang tak tercantum di sana. Situasi yang cukup membuat cemas, apalagi untuk laga sebesar ini.
Menurut laporan Sky Sport Italia, masalahnya ada pada otot pangkal paha David. Cedera itu dianggap cukup serius sehingga tim medis Juventus memutuskan untuk tidak ambil risiko. Mereka ogah memaksakan pemainnya tampil dalam pertandingan berintensitas tinggi, yang justru bisa memperparah keadaan.
Sebenarnya, tanda-tandanya sudah terlihat. Di laga kontra Inter Milan di Serie A akhir pekan kemarin, David ditarik keluar pada babak kedua. Saat itu, pergantiannya seperti hanya bagian dari manuver taktik pelatih. Ternyata tidak. Kondisi fisiknya kemudian dipastikan belum pulih benar untuk turun lagi.
Nah, absennya David ini bikin masalah Juventus di lini depan makin runyam. Kok bisa? Soalnya, dua striker utama lainnya, Dusan Vlahovic dan Arkadiusz Milik, juga tidak masuk dalam daftar pemain untuk laga Eropa kali ini. Krisis striker benar-benar menghantam Bianconeri.
Dengan kondisi seperti ini, Loïs Openda jadi satu-satunya penyerang tengah murni yang siap dipercaya melawan Galatasaray. Tekanan di pundaknya bakal luar biasa berat.
Bayangkan, kehilangan tiga striker sekaligus. Dampaknya terhadap opsi taktik Massimiliano Allegri pasti besar. Juventus kemungkinan akan mengandalkan fleksibilitas pemain dari lini kedua, atau bahkan terpaksa mengubah skema permainan. Tujuannya cuma satu: mencari cara agar daya gedor mereka di depan tidak benar-benar punah.
Peran Jonathan David musim ini memang vital. Dalam delapan laga terakhir Serie A, dia selalu menjadi starter. Secara total, dari 34 penampilan di semua kompetisi, David telah menyumbang tujuh gol dan lima assist. Dua di antaranya ia ciptakan di Liga Champions. Kontribusi sebesar itu tentu sangat dirindukan, terutama di fase krusial seperti sekarang.
Laga sendiri akan digelar di markas Galatasaray pada Selasa, 17 Februari. Hasil pertandingan ini sangat menentukan; apakah Juventus bisa melangkah lebih jauh atau justru terhenti di sini. Tantangan mereka jelas tidak mudah, apalagi dengan pasukan striker yang menipis.
Artikel Terkait
Arsenal Dapat Sinyal Positif dari Nico Williams Jelang Bursa Transfer Musim Panas
Alemany Anggap Kontroversi Wasit Tak Relevan Usai Barcelona Dibantai Atletico
Manchester United dan Klub Liga Premier Lainnya Incar Christian Pulisic dari AC Milan
Rekan Setim Desak Manchester United Perpanjang Kontrak Harry Maguire