Letjen Richard Tampubolon Desak Huntara Segera Rampung, Tinjau Langsung Tiga Kabupaten Terdampak Banjir

- Jumat, 30 Januari 2026 | 19:50 WIB
Letjen Richard Tampubolon Desak Huntara Segera Rampung, Tinjau Langsung Tiga Kabupaten Terdampak Banjir

Rabu lalu, udara di Sumatera Utara terasa berat. Tapi di tengah sisa-sisa bencana, Letjen TNI Richard Tampubolon bergerak cepat. Sebagai Wakil Ketua Satgas PRR, dia mendesak akselerasi pembangunan hunian sementara atau huntara. "Kita butuh strategi yang lebih aktif di lapangan," tegasnya, menyasar para pejabat daerah dan Polri yang terlibat. Dorongan itu bukan tanpa alasan.

Semuanya berangkat dari diskusi langsung di lokasi, bersama pejabat dan tokoh masyarakat. Masing-masing bupati atau wakilnya memaparkan progres rehab-rekon yang sudah berjalan. Richard mendengarkan, mencatat, dan menampung setiap keluhan. Tak cuma mendengar, untuk beberapa masalah dia langsung memberikan saran praktis. Bahkan memberi petunjuk, instansi mana yang harus dihubungi untuk berkoordinasi.

Kunjungan kerja itu menjangkau tiga kabupaten: Tapanuli Selatan, Tapanuli Tengah, dan Humbahas. Tujuannya jelas: meninjau penanganan banjir dan pemulihan infrastruktur pasca bencana.

Di Tapanuli Selatan, datanya cukup detail. "Rencananya, bakal ada 816 unit huntara," ujar Richard dalam keterangan tertulis Jumat (30/1). Rinciannya, 683 unit terpusat dan 133 unit mandiri. Huntara terpusat tersebar di empat desa: Simarpinggan, Aek Latong, Simatohir, dan Napa.

Perkembangannya beragam. Di Simarpinggan, 186 unit yang didanai Danantara sudah selesai. Sementara di Aek Latong, dari target 118 unit yang dibiayai BNPB, 88 unit telah berdiri.

"Di Simantohir, rencananya 134 unit. Saat ini 78 unit sudah rampung," tuturnya.

Adapun huntara di Napa, yang dananya dari Kementerian PU, rencananya 245 unit. Proses masih berjalan, dengan 145 unit diharapkan selesai bulan Februari nanti.

Untuk huntara mandiri, rencana pembangunannya 133 unit yang tersebar di beberapa kecamatan. Pembiayaannya dari BNPB, dan saat ini 64 unit telah siap huni.


Halaman:

Komentar