Gelombang mudik Lebaran mulai terasa. Ribuan kendaraan memadati jalan tol, bergerak perlahan meninggalkan Ibu Kota. Pada Minggu (15/3) kemarin, tercatat lebih dari 40 ribu kendaraan melintas di Ruas Jalan Layang Sheikh Mohammed Bin Zayed (MBZ) menuju arah luar Jakarta. Angkanya fantastis, melonjak hampir 75 persen dibanding hari biasa.
Di sisi lain, arus menuju Jakarta justru sepi. Hanya sekitar 32.565 kendaraan yang tercatat, turun tipis dari kondisi normal. Perbandingan ini jelas menunjukkan arah pergerakan orang: keluar, keluar, dan keluar.
“Terjadi lonjakan volume kendaraan sebesar 74,36 persen dibandingkan kondisi normal,” ujar Hendri Taufik, Direktur Utama PT Jasamarga Jalanlayang Cikampek (JCC).
Pernyataan itu disampaikannya di Bekasi, Senin (16/3/2026).
Lonjakan bukan cuma terjadi sehari. Data sejak H-10 hingga H-6 Lebaran 2026 menunjukkan tren yang sama. Lebih dari 176 ribu kendaraan telah melintas keluar Jakarta via ruas MBZ. Itu artinya ada peningkatan signifikan, sekitar 36 persen. Masyarakat memang sudah mulai bergerak lebih awal.
Artikel Terkait
Muhammadiyah Imbau Takbir Keliling Ditiadakan di Bali Demi Hormati Nyepi
Gempa Magnitudo 3,3 Guncang Blitar Tengah Malam
Polri Terapkan Sistem Satu Arah Nasional untuk Puncak Arus Mudik 18 Maret
Menko Airlangga: Pariwisata Berpotensi Rugi Rp184,8 Miliar per Hari Akibat Konflik Global