Upaya pemulihan listrik di Sumatera Utara pasca banjir dan longsor masih terus berjalan siang dan malam. Medannya memang ekstrem, cuaca pun tak menentu. Tapi, progresnya perlahan mulai terlihat. Di Kota Sibolga dan Kabupaten Tapanuli Tengah misalnya, sekitar 900 tiang listrik yang roboh sudah berhasil diganti.
Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, mengakui betapa beratnya pekerjaan itu. Sebagian petugas terpaksa bekerja dengan penerangan minim dan ancaman longsor yang nyata. Yang bikin lebih sulit lagi, alat berat tak bisa dioperasikan di medan seperti itu. Akibatnya, semua material jaringan listrik harus diangkut secara manual ke lokasi bencana.
“Kendati medan yang cukup menantang, petugas PLN bekerja nonstop 24 jam untuk memulihkan jaringan yang terdampang secepatnya. Fokus kami satu, agar pasokan listrik dapat kembali mengalir di berbagai wilayah,”
Begitu penjelasan Darmawan dalam keterangannya, Selasa lalu. Ia menegaskan, upaya percepatan ini dilakukan tanpa henti di semua lini sistem kelistrikan. Mulai dari distribusi, transmisi, gardu induk, sampai ke pembangkitnya.
“Sesuai arahan pemerintah melalui Menteri ESDM, kami terus mengerahkan seluruh sumber daya. Alhamdulillah dengan semangat gotong royong bersama TNI, Polri, dan pemerintah daerah, Jumat (5/12) pasokan listrik untuk lebih dari 92 ribu masyarakat di Sibolga dan Tapanuli Tengah sudah kembali mengalir,”
Tambahan dari Darmawan.
Pemulihan sendiri dilakukan bertahap. Objek-objek vital seperti BTS telekomunikasi, fasilitas kesehatan, dan posko pengungsian jadi prioritas utama. Kolaborasi dengan banyak pihak disebut kunci percepatan di titik-titik kritis ini.
Sebelumnya, PLN sudah menyelesaikan perbaikan jaringan transmisi 150 kV di jalur Tarutung-Sibolga yang ambruk diterjang banjir. Gardu Induk Sibolga juga akhirnya berhasil dinyalakan kembali. Ini jadi fondasi penting buat mengembalikan stabilitas listrik di wilayah Sumut.
Di sisi lain, untuk menopang pasokan selama masa recovery, PLTA Sipansihaporas Unit 2 sudah dioperasikan lagi sejak 2 Desember. Dengan beban 4,5 MW, pembangkit ini menyuplai listrik ke Sibolga, Pandan, dan Tapanuli Tengah.
Kinerja PLN ini pun mendapat apresiasi. Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution, berharap proses pemulihan bisa segera tuntas sepenuhnya.
“Prioritas pertama adalah mengembalikan aliran listrik. Saat ini, sejumlah daerah sudah mulai pulih, termasuk Sibolga yang kondisinya semakin baik. Mudah-mudahan seluruh lokasi terdampak dapat kembali menyala sepenuhnya sesuai target,”
Ungkap Bobby.
Pujian serupa datang dari Wakil Bupati Tapanuli Tengah, Mahmud Efendi Lubis. Ia mengapresiasi aksi cepat PLN.
“Listrik sudah menyala di sebagian Kabupaten Tapanuli Tengah. Mudah-mudahan ini dapat terus meningkat ke daerah-daerah lainnya sampai 100%,”
Terangnya.
Tak ketinggalan, apresiasi juga disampaikan oleh Dandim 0211/Tapanuli Tengah, Letkol Inf Bayu Hanuranto Wicaksono. Menurutnya, kembalinya listrik sangat membantu pemulihan kondisi sosial, terutama di daerah-daerah yang sempat terisolasi total.
“Kami tentunya bersyukur hari ini progres yang luar biasa terkait fasilitas listrik sudah dapat berjalan. Hal ini sangat membantu kondisi wilayah terutama pascabencana. Dengan adanya listrik, proses pemulihan dapat terbantu secara signifikan,”
Pungkasnya.
Artikel Terkait
Pemerintah Pastikan Anggaran 165 Petugas Penjaga Perlintasan Kereta di Sumatera Barat Aman Hingga 2026, Pembangunan Palang Dimulai 2027
Erin Taulany Bantah Aniaya ART, Balik Tuding Korban Rekam dan Sebar Konten Isi Rumah
Pemkab Bogor Siapkan Rp100 Miliar untuk Pembebasan Lahan Jalur Khusus Tambang di Tiga Kecamatan
Kemensos Targetkan 32.000 Siswa Baru di Sekolah Rakyat pada Juli 2026