Dan yang ketiga, memahami pola koordinasi. Bagaimana penanganan bencana harus menyinergikan pemerintah daerah, lembaga nasional, dan elemen masyarakat yang turun langsung.
Bagi Zulfikar, isu kebencanaan ini bukan sekadar tugas administratif. Ini mandat moral dan politik yang mendesak. Apalagi, kondisi geografis Indonesia yang memang rawan bencana.
"Indonesia itu negara rawan bencana. Legislator harus punya kapasitas memadai untuk melindungi rakyatnya, dari hulu ke hilir, dari pencegahan sampai pemulihan," tegasnya.
Karena itu, dia secara khusus meminta anggota dewan di dapil Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat untuk fokus dan standby di wilayah masing-masing. Peran mereka di lapangan dinilai krusial untuk membantu proses tanggap darurat dan evakuasi.
"Kami minta seluruh anggota Fraksi Golkar di daerah terdampak untuk tetap di lapangan," tutup Zulfikar.
"Mendampingi warga, dan bekerja sama dengan pemerintah daerah serta relawan. Itu yang utama sekarang."
Artikel Terkait
Dari Kritik Pedas ke Pujian: Trump Berbalik Arah Puji Keberanian Tentara Inggris
Jakarta Perang Lawan Banjir: Dari Modifikasi Cuaca hingga Pengerukan Sungai
Trump Ancam Hajar Kanada dengan Tarif 100% Jika Dekat ke China
Tentara Israel Diduga Rekayasa Penculikan untuk Tebus Tahanan Palestina