"Untuk saat ini akses jalan yang tertutup material longsoran sudah dibersihkan oleh warga setempat. Dibutuhkan evakuasi lanjutan untuk penyemprotan sisa longsoran bersama," tambah Adam.
Namun begitu, persoalan tak hanya terjadi di Sukaraja. Di tempat terpisah, tepatnya di Kelurahan Ciparigi, Kota Bogor, kejadian serupa juga terjadi. Sebuah tebing setinggi tiga meter longsor dan mengancam rumah-rumah di bawahnya. Material longsor menutup jalan setapak dan bahkan menempel ke dinding rumah seorang warga.
Kalak BPBD Kota Bogor, Dimas Tiko Prahadi Sasongko, memberikan gambaran yang lebih rinci.
"Tanah longsor terjadi di tebingan samping rumah Bapak Sugito, dengan tinggi longsor 3 meter dan lebar 10 meter. Longsoran menutupi akses jalan setapak warga dan menempel ke tembok rumah warga. Tembok ruang dapur rumah Bapak Sugito dikhawatirkan ambruk dan mengancam rumah dibawahnya," papar Dimas.
Kabar baiknya, dalam kedua insiden ini tidak ada korban jiwa maupun luka-luka. Tim BPBD sudah turun tangan melakukan penilaian dan koordinasi.
"Assessment, dokumentasi, dan koordinasi tanggap darurat kejadian, bersama dengan pihak terkait telah selesai dilaksanakan. Tidak ada warga yang mengungsi," imbuhnya, menegaskan situasi sudah lebih terkendali.
Artikel Terkait
Tito Usul Inpres Khusus untuk Percepatan Pemulihan Pascabanjir Aceh Utara
Vatikan Pelajari Undangan Trump untuk Paus Bergabung dengan Dewan Perdamaian
Jalur Sutra Abad 21: Bagaimana Rantai Pasok BRI Mengukir Kedaulatan Baru Tiongkok
Kritik Profesor Lewat Podcast: Romantisme Perlawanan atau Pengkhianatan Diskursus?