Kalau ngomongin buka puasa, pasti langsung keinget takjil, ya? Kata ini sebenarnya dari bahasa Arab, 'ajila', yang artinya menyegerakan berbuka. Tapi di sini, maknanya udah meluas banget. Takjil sekarang lebih dikenal sebagai aneka jajanan dan minuman yang kita santap pas waktu magrib tiba.
Nah, yang menarik, tradisi ini ternyata lagi naik daun. Menurut riset terbaru Populix, kegiatan "berburu takjil" udah nggak cuma sekadar cari makanan. Buat banyak anak muda, ini udah jadi ritual wajib Ramadan yang dinanti-nanti.
Ngabuburit? Ya, Berburu Takjil Juaranya
Susan Adi Putra, Research Director Populix, ngasih penjelasan. Katanya, fenomena berburu takjil sekarang ini adalah aktivitas ngabuburit paling populer di kalangan Gen Z dan milenial. Posisinya jauh di atas kegiatan lain kayak scroll media sosial atau masak sendiri buat berbuka.
"Tak hanya itu," jelas Putra lewat keterangan tertulisnya Selasa lalu, "41 persen anak muda nganggep kegiatan berburu takjil bukan cuma self-reward setelah seharian puasa. Ini udah jadi tradisi khas bulan Ramadan yang nggak tergantikan."
Data itu makin kuat dari frekuensi belanjanya. Kegiatan ini udah kayak rutinitas harian selama puasa, baik buat cowok maupun cewek. Lebih dari separuh responden ngaku beli takjil hampir tiap hari. Cuma 5 persen aja yang beli kurang dari seminggu sekali atau nggak sama sekali. Cukup ekstrem, kan?
Lalu, Takjil Apa yang Paling Dicari?
Kalo ditanya menu favorit, minuman manis kayak es teh, es buah, atau es campur masih jadi primadona, terutama buat Gen Z.
Di sisi lain, kaum hawa dan milenial punya kecenderungan lain. Mereka lebih suka kue-kue tradisional. Tentu aja, gorengan tetap jagoan yang nggak pernah absen. Kurma, dessert kekinian, sampai makanan berat kayak nasi atau lontong juga masuk dalam daftar incaran.
Soal tempat beli, pedagang kaki lima masih mendominasi. Tapi jangan salah, peluang online ternyata cukup besar.
"Sekitar sepertiga responden, khususnya perempuan, ngaku beli takjil lewat aplikasi pesan-antar atau lewat media sosial," tambah Putra. Jadi, buat para pedagang, dua pasar ini bisa sama-sama dijarah.
Survei yang bertajuk "Berburu Takjil Menurut Gen Z dan Milenial" ini digelar pertengahan Februari 2025. Mereka melibatkan seribu responden dari kalangan milenial dan Gen Z, dengan komposisi gender yang seimbang. Mayoritas, yakni 93 persen, beragama Islam dan berasal dari kalangan menengah ke atas.
(ANN)
Artikel Terkait
BPJS Ketenagakerjaan Serahkan Santunan Rp281 Juta untuk Ahli Waris Petugas PPSU Tewas Kecelakaan Kerja
Shelter Indonesia Transformasi dari Penyedia Tenaga Kerja ke Ekosistem Operasional Terintegrasi
Unpad Nonaktifkan Dosen Diduga Lakukan Kekerasan Seksual ke Mahasiswi
Pakar Hukum dan Pengamat Politik Dilaporkan ke Polisi Atas Ujaran Kritis