Langkah Kecil di Rasuna Said, Semangat HAM Menggema di Hari Perayaan

- Minggu, 07 Desember 2025 | 14:35 WIB
Langkah Kecil di Rasuna Said, Semangat HAM Menggema di Hari Perayaan

Pagi itu, halaman Kantor Kementerian HAM RI di Jakarta ramai oleh langkah-langkah riang. Fun Run HAM resmi dibuka, bertepatan dengan peringatan Hari Hak Asasi Manusia Sedunia yang ke-77. Acara ini bukan sekadar lari biasa, tapi sebuah hajatan untuk kebersamaan.

Menteri HAM Natalius Pigai tampil membuka acara. Di sampingnya, hadir Wakil Menteri Mugiyanto, Sekjen Novita Ilmaris, Irjen Farid Junaedi, serta sejumlah pimpinan lainnya. Suasana terasa hangat dan penuh semangat.

Dalam sambutannya, Pigai menekankan bahwa momen ini adalah ajang untuk membangkitkan rasa simpati dan empati. Terutama mengingat bencana yang baru saja melanda wilayah barat Indonesia. Menurutnya, semangat kemanusiaan harus digaungkan dari setiap individu.

"Kegiatan HAM ini harus digemakan dari setiap masyarakat di seluruh tanah air dan tumpah darah Indonesia. Lomba Fun Run HAM ini bisa menjadi hajatan kemanusiaan,"

Pigai mengajak semua orang menyulut rasa peduli yang ada di dalam hati. Tujuannya jelas: agar kepedulian untuk membantu sesama yang sedang menderita bisa benar-benar hidup.

"Kalau bunyi HAM itu nyaring di setiap individu, maka saya yakin kita akan mengangkat derajat orang dalam kesulitan,"

Harapannya, kegiatan lari santai ini bisa jadi cara untuk menyebarkan semangat HAM ke seluruh penjuru Nusantara.

Fun Run HAM sendiri menghadirkan dua kategori: lari 5K dan jalan sehat 2,5K yang dikhususkan untuk peserta difabel. Mereka tak hanya ikut serta, tapi juga memeriahkan acara dengan kostum-kostum kreatif nan colorful. Sungguh, mereka memberi warna tersendiri pada peringatan hari besar kemanusiaan ini.

Antusiasme publik ternyata luar biasa. Catatannya, ada 1.650 peserta yang memadati start line. Rutenya mengular dari Rasuna Said, melintasi Atrium Setiabudi One dan Jalan Denpasar, lalu putar balik di area Kedutaan Besar Malaysia sebelum kembali ke titik awal.

Yang menarik, acara ini juga dirangkai dengan penggalangan dana. Caranya beragam, dari scan QRIS Bansos KemenHAM sampai layanan foto berbayar. Hasilnya nanti disalurkan untuk penanganan bencana alam. Bagi Pigai, ini adalah bukti nyata solidaritas masyarakat yang masih kuat.

Di sisi lain, Inspektur Jenderal Farid Junaedi punya harapannya sendiri. Ia berharap Fun Run HAM bisa jadi momentum untuk menggelorakan gerakan positif di masyarakat.

"Turut mengajak seluruh peserta dan masyarakat luas untuk bergerak bersama, meramaikan, serta menjadikan Fun Run HAM sebagai wadah memperingati Hari HAM sedunia ke-77,"

Sambiyo, Sekretaris Inspektorat Jenderal KemenHAM, menambahkan sudut pandang lain. Baginya, event seperti ini adalah upaya meningkatkan kesadaran HAM melalui gaya hidup yang sehat, aktif, dan inklusif.

"Fun Run HAM diharapkan dapat mempererat kebersamaan dan menjadi langkah kecil menuju Indonesia yang semakin sejahtera, makmur, dan siap menyongsong Indonesia Emas 2045,"

Dan dengan itu, acara pun ditutup. Langkah-langkah kecil pagi itu, ternyata membawa harapan yang tak kecil: semangat untuk peduli, bergerak, dan bersatu.

Editor: Agus Setiawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar