Permukaan Sungai Aek Godang di Sibolga terlihat aneh belakangan ini. Airnya surut, menyisakan hamparan pasir, batu, dan batang kayu yang berserakan. Semua ini adalah akibat dari banjir bandang dan longsor yang menghantam wilayah itu akhir pekan lalu. Dampaknya sungguh nyata: sungai itu kini mengalami pendangkalan yang sangat parah.
Kalau dilihat, titik sempadan sungai tampak lebih lebar daripada aliran air yang tersisa. Bahkan, bagian tengahnya sekarang lebih mirip daratan kering. Material longsor dari perbukitan telah memenuhi dasar alur sungai, mengubah bentuknya secara drastis.
Menurut sejumlah saksi, semua berawal dari hujan lebat yang tak henti-henti pada akhir November lalu.
"Intensitas hujan tanggal 25 sampai 27 November itu sangat tinggi," ujar Sonia, salah seorang warga Sibolga.
Ia menjelaskan, hujan deras itu meningkatkan debit air yang kemudian menyapu material dari perbukitan. Batu, tanah, dan kayu terbawa deras ke hilir dan akhirnya menumpuk di dasar sungai dekat permukiman.
"Sekarang sungai sudah menyerupai daratan dan bisa diseberangi warga dengan jalan kaki. Padahal sebelum peristiwa itu alirannya dalam," tambah Sonia.
Artikel Terkait
Jalan Salah Danasamsita Ambles, Wali Kota Bogor Tutup Akses Sementara
Misteri di Pinggir Tol: Pria Tewas di Dalam Mobil yang Masih Menyala
Genangan 1,7 Meter di Pejaten Timur, Warga: Nyelamatin Diri Aja, Bu
Presiden Tinubu Tersandung di Ankara, Juru Bicara: Hanya Insiden Singkat