Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, punya permintaan khusus soal upaya mencegah banjir. Ia mendorong agar operasi modifikasi cuaca tak cuma dipusatkan di Jakarta. Wilayah penyangga seperti Bekasi dan Tangerang, menurutnya, harus masuk dalam skema itu juga. Pasalnya, masalah banjir dan cuaca ekstrem di kawasan Jabodetabek ini saling terkait erat. Nggak bisa ditangani sendiri-sendiri.
"Modifikasi cuaca jangan hanya di Jakarta, tetapi juga di Bekasi dan Tangerang. Kita harus bekerja sama dengan pemerintah pusat untuk itu," ujar Pramono.
Pernyataan itu ia sampaikan Kamis lalu, saat membuka pertemuan tingkat tinggi TPID dan TP2DD di Hotel Sari Pasific, Jakarta Pusat.
Dia punya alasan kuat. Dari laporan terbaru yang ia terima, curah hujan pada periode Januari mendatang diprediksi bakal nyentuh angka hampir 300 mm. Angka yang ia sebut sangat tinggi dan berpotensi membanjiri banyak titik. "Kita tidak bisa hanya mengandalkan upaya dalam kota. Harus dilakukan bersama, karena dampaknya saling terkait," tegasnya.
Artikel Terkait
All In Rp 225 Juta: Tarif Fantastis Suap Jabatan Desa di Pati Terkuak KPK
Prabowo dan Starmer Perkuat Kemitraan Maritim di Downing Street
Karung Uang Haram Bupati Pati Terkuak, Rp 2,6 Miliar Disita KPK
KPK Bongkar Modus Pemerasan Bupati Pati, Diduga Merambah ke Jabatan Lebih Tinggi