Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, punya permintaan khusus soal upaya mencegah banjir. Ia mendorong agar operasi modifikasi cuaca tak cuma dipusatkan di Jakarta. Wilayah penyangga seperti Bekasi dan Tangerang, menurutnya, harus masuk dalam skema itu juga. Pasalnya, masalah banjir dan cuaca ekstrem di kawasan Jabodetabek ini saling terkait erat. Nggak bisa ditangani sendiri-sendiri.
"Modifikasi cuaca jangan hanya di Jakarta, tetapi juga di Bekasi dan Tangerang. Kita harus bekerja sama dengan pemerintah pusat untuk itu," ujar Pramono.
Pernyataan itu ia sampaikan Kamis lalu, saat membuka pertemuan tingkat tinggi TPID dan TP2DD di Hotel Sari Pasific, Jakarta Pusat.
Dia punya alasan kuat. Dari laporan terbaru yang ia terima, curah hujan pada periode Januari mendatang diprediksi bakal nyentuh angka hampir 300 mm. Angka yang ia sebut sangat tinggi dan berpotensi membanjiri banyak titik. "Kita tidak bisa hanya mengandalkan upaya dalam kota. Harus dilakukan bersama, karena dampaknya saling terkait," tegasnya.
Artikel Terkait
Kebakaran Landa Rusun Cinta Kasih Tzu Chi di Cengkareng
Ketua Komisi X DPR Dukung Aturan Batas Usia 16 Tahun untuk Akses Media Sosial
Banjir 1,7 Meter Rendam Pondok Karya, Tim SAR Evakuasi Warga Terjebak
Harga Pangan Stabil Jelang Lebaran 2026, Distribusi Lancar Jadi Kunci