"Beliau datang ke sini untuk melihat langsung bagaimana kerukunan, persatuan, persahabatan, kegotongroyongan begitu dijunjung tinggi di negeri ini tanpa menimbulkan masalah apapun," kata dia.
Muzani tampaknya yakin, pengalaman langsung di Indonesia ini akan menjadi modal berharga. Ia menyebut bahwa apa yang dilihat Abdul Karim nantinya akan dikampanyekan sebagai contoh nyata.
"Dan beliau akan kampanyekan ini sebagai sebuah cara bagaimana umat Islam menjaga persatuan, persahabatan, bahkan perbedaan di seluruh dunia. Karena itu beliau memerlukan datang ke Indonesia," sebut Muzani lagi.
Tak lupa, di akhir pertemuan, Muzani menyampaikan terima kasih atas kunjungan tersebut. Ia berharap langkah kecil ini bisa berkontribusi pada pesan persatuan yang lebih besar, bukan hanya untuk Indonesia, tapi juga untuk dunia Islam secara keseluruhan.
Artikel Terkait
Tim SAR Bertahan di Puncak Bulusaraung, Evakuasi Korban Pesawat Terhambat Cuaca Ekstrem
Polisi Gerebek Barak Narkoba di Pinggir Rel, Pelaku Lempar Batu dan Tembak dengan Senapan Angin
Andre Rosiade Tegaskan: Penertiban Tambang Ilegal Bukan Hentikan Nafkah, Tujuannya Kembalikan Hak Warga
Gerakan Rakyat Resmi Deklarasi Partai, Usung Anies Baswedan