Pemerintah Tetapkan Jadwal Libur Sekolah Lebaran 2026 dalam Dua Periode

- Jumat, 06 Maret 2026 | 06:30 WIB
Pemerintah Tetapkan Jadwal Libur Sekolah Lebaran 2026 dalam Dua Periode

Tanggal 5 Maret menandai hari ke-15 kita berpuasa, atau kalau dalam kalender Hijriah, 15 Ramadan 1447. Rasanya baru kemarin Ramadan dimulai, tapi lihatlah, Idulfitri sudah di depan mata. Wajar saja kalau banyak keluarga mulai sibuk merencanakan liburan panjang. Pertanyaan yang sering muncul: kapan sih sebenarnya jadwal libur sekolah untuk Lebaran 2026?

Nah, informasi ini penting banget. Jangan sampai rencana mudik atau kumpul keluarga jadi berantakan karena bentrok dengan jadwal sekolah anak.

Soal ini, pemerintah sudah mengeluarkan kepastiannya lewat Surat Edaran Bersama. Surat itu tak cuma mengatur libur Lebaran, tapi juga skema pembelajaran sepanjang bulan Ramadan. Surat edaran ini adalah hasil kesepakatan tiga kementerian: Pendidikan Dasar dan Menengah, Agama, dan Dalam Negeri. Jadi, pedoman ini bisa dijadikan acuan oleh pemerintah daerah sampai ke sekolah-sekolah.

Lantas, kapan persisnya siswa libur?

Jadwal Libur Sekolah Lebaran 2026

Libur bersama Idulfitri 2026 untuk sekolah akan berlangsung dalam dua periode. Yang pertama dari 16 hingga 20 Maret. Setelah itu, libur dilanjutkan lagi pada 23 sampai 27 Maret.

Momen ini diharapkan bisa dimanfaatkan betul oleh para siswa untuk bersilaturahmi dan mengeratkan tali persaudaraan. Barulah pada 30 Maret nanti, kegiatan belajar mengajar kembali berjalan normal.

Nah, selain jadwal libur, SEB itu juga merinci pola pembelajaran selama Ramadan. Ada beberapa fase yang perlu dicatat.

Pertama, fase "Pembelajaran dari Rumah" yang berlaku pada 18 sampai 21 Februari 2026. Konsepnya, siswa belajar mandiri di rumah, tempat ibadah, atau lingkungan masyarakat berdasarkan tugas dari sekolah. Tugasnya diharapkan sederhana, menyenangkan, dan tidak membebani. Intinya, meminimalkan ketergantungan pada gawai dan internet.

Setelah itu, masuk fase "Pembelajaran di Sekolah" dari 23 Februari hingga 14 Maret. Di periode ini, aktivitas belajar kembali dilakukan di kelas. Tapi selain pelajaran akademik, sekolah juga dianjurkan mengadakan kegiatan yang bisa menambah keimanan, akhlak mulia, serta kepedulian sosial para siswa.

Barulah kemudian, seperti yang sudah disebutkan, libur panjang menyambut hari raya dimulai.

Intinya, dengan jadwal yang sudah jelas ini, para orang tua dan siswa bisa lebih tenang menyusun agenda. Yang penting, manfaatkan waktu libur untuk hal-hal yang bermakna. Selamat merencanakan!

Editor: Yuliana Sari

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar