Menurut Kombes Ino, semua upaya ini murni bentuk solidaritas dan kerja nyata. "Tujuan utama kehadiran polisi adalah kemanusiaan," tegasnya.
"Kita hadir untuk masyarakat, membantu mereka yang sedang tertimpa musibah. Saat ini kita melihat tiga provinsi terdampak bencana besar, yaitu Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat," ujar Ino menjelaskan.
Sebenarnya, ini bukan respons pertama Polda Riau. Sebelumnya, mereka sudah lebih dulu mengerahkan 290 personel BKO ke Agam. Tugasnya membantu evakuasi dan pencarian korban di lapangan.
Di sisi lain, pemulihan mental korban juga tak luput dari perhatian. Untuk menangani trauma pascabencana, Polda Riau mengerahkan 42 psikolog dari Biro SDM. Mereka tak sendirian, karena dibantu pula oleh sejumlah mahasiswa psikologi dari kampus-kampus di Riau yang tergabung dalam Himpsi.
Artikel Terkait
BPDP Gelar Edukasi Kakao dan Rahasia Cokelat untuk Tanamkan Apresiasi pada Generasi Muda
Lebih dari 1.200 Tewas dalam Serangan AS-Israel, Iran Klaim Banyak Sasaran Sipil Hancur
Bareskrim Serahkan Rp 58,1 Miliar Hasil Rampasan Judi Online ke Kejaksaan Agung
Ketua Umum MUI Dukung Politik Bebas Aktif Presiden, Serukan Persatuan Hadapi Gejolak Global