Bagi ratusan ribu siswa di Jakarta, awal Maret 2026 ini membawa kabar baik. Dana KJP Plus untuk tahap pertama tahun 2026, yang sebenarnya adalah tunjangan untuk bulan Januari lalu, akhirnya mulai dicairkan. Prosesnya dimulai sejak tanggal 5 Maret dan berjalan bertahap.
Melalui unggahan di Instagram resminya, @disdikdki, Dinas Pendidikan DKI Jakarta mengonfirmasi jumlah penerimanya. Tercatat ada 707.477 peserta didik yang akan merasakan manfaat dari pencairan tahap pertama ini.
Nah, untuk rinciannya, begini pembagian per jenjang pendidikan:
- SD/SDLB/MI Dana personalnya Rp 250.000 per bulan. Bagi yang sekolah di swasta, ada tambahan SPP Rp 130.000. Total penerimanya cukup besar, mencapai 340.658 siswa.
- SMP/SMPLB/MTs Naik dikit, dana personalnya Rp 300.000. Tambahan SPP untuk sekolah swasta Rp 170.000. Ada 190.449 siswa yang termasuk dalam kategori ini.
- SMA/SMALB/MA Untuk jenjang ini, dana personal yang diterima adalah Rp 420.000 per bulan. Sementara tambahan SPP swasta sebesar Rp 290.000. Jumlah penerimanya 61.205 siswa.
- SMK Dana personal untuk siswa SMK paling tinggi, yakni Rp 450.000. Tambahan SPP-nya Rp 240.000. Penerimanya juga banyak, sekitar 112.501 siswa.
- PKBM Peserta di Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) mendapat dana personal Rp 300.000. Tidak ada komponen tambahan SPP. Jumlahnya 2.664 penerima.
Perlu diingat, dari dana personal itu, maksimal hanya Rp 100.000 yang bisa diambil tunai setiap bulannya. Sisa dananya harus dipakai secara non-tunai. Tujuannya jelas, agar uang itu betul-betul digunakan untuk kebutuhan sekolah dan belajar siswa.
Artikel Terkait
Program Makan Bergizi Polri Tetap Berjalan di SD Palmerah Selama Ramadan
BMKG Prediksi Kemarau 2026 Lebih Awal, Parah, dan Meluas
Bazar Prime Ramadan Jakarta 2026 Digelar di Balai Kota, Dukung UMKM dan Beri Santunan
Pengendara Motor Tewas Tertabrak Bus TransJakarta di Bandengan