Tapi, manuver di udara seperti ini jelas bukan perkara mudah. Risikonya besar kalau koordinasi lemah.
Pilot C-130J Super Hercules, Letkol Pnb Galuh Yudi, mengungkapkan kerumitannya.
"Pada saat penerjunan, koordinasi dan komunikasi antar pesawat menjadi hal yang sangat krusial. Jika tidak dilakukan, potensi bahaya sangat besar. Karena itu kami menyiapkan satu frekuensi khusus yang memungkinkan komunikasi langsung antar pesawat selama berada di udara," papar Galuh.
Operasi terpadu ini adalah bentuk nyata dukungan TNI dalam penanganan bencana. Dengan segala keterbatasan medan, langit menjadi harapan baru untuk mengantarkan bantuan secepat mungkin ke tangan warga yang membutuhkan.
Artikel Terkait
Prabowo dan Raja Charles Sepakati Bantuan Inggris untuk 57 Taman Nasional Indonesia
Garam Ditabur dari Langit, Jakarta Berharap Banjir Tak Meluap
Tiang Listrik Bermasalah, Rute KRL Green Line Maja-Tigaraksa Sempat Lumpuh
Tiga Desa di Nunukan Bergeser ke Wilayah Malaysia Usai Perjanjian Batas