Gelondongan kayu yang membanjiri permukiman usai banjir bandang di Sumatera menyulut perdebatan hangat. Ketua MPR Ahmad Muzani ikut angkat bicara. Menurutnya, kayu-kayu yang hanyut itu jelas-jelas bekas tebangan, bukan pohon tumbang karena badai.
Pernyataan ini dia sampaikan selepas bertemu Presiden Prabowo Subianto di Istana, Selasa lalu. Muzani mengaku telah melihat sejumlah bukti visual.
"Dari foto dan video yang beredar, baik dari Aceh maupun Sumut, kayu-kayu itu tampak seperti hasil tebangan yang sudah lama," ujarnya.
"Bukan kayu baru ditebang, apalagi roboh karena angin kencang."
Muzani kemudian menekankan perlunya atensi serius dari pemerintah. Dia khawatir, praktik pembalakan liar yang diduga terjadi bisa memicu bencana berulang di masa depan.
Artikel Terkait
Wakil Ketua MPR Imbau Masyarakat Tenang, Pastikan Pasokan BBM Nasional Aman
Menteri Luar Negeri Iran Tantang AS dan Israel: Kami Justru Menunggu Kedatangan Mereka
Liverpool Lolos ke Perempat Final Piala FA Usai Balas Dendam ke Wolverhampton
Tiga Pasukan Perdamaian PBB Terluka dalam Serangan ke Pangkalan UNIFIL di Lebanon Selatan