Gelondongan kayu yang membanjiri permukiman usai banjir bandang di Sumatera menyulut perdebatan hangat. Ketua MPR Ahmad Muzani ikut angkat bicara. Menurutnya, kayu-kayu yang hanyut itu jelas-jelas bekas tebangan, bukan pohon tumbang karena badai.
Pernyataan ini dia sampaikan selepas bertemu Presiden Prabowo Subianto di Istana, Selasa lalu. Muzani mengaku telah melihat sejumlah bukti visual.
"Dari foto dan video yang beredar, baik dari Aceh maupun Sumut, kayu-kayu itu tampak seperti hasil tebangan yang sudah lama," ujarnya.
"Bukan kayu baru ditebang, apalagi roboh karena angin kencang."
Muzani kemudian menekankan perlunya atensi serius dari pemerintah. Dia khawatir, praktik pembalakan liar yang diduga terjadi bisa memicu bencana berulang di masa depan.
Artikel Terkait
Panggung Isra Mikraj Banyuwangi Berujung Polemik: Hiburan Usai Acara Dinilai Abaikan Kesakralan
Anggota DPR Desak Transparansi Penyelidikan Jatuhnya Pesawat KKP di Bulusaraung
Kobaran Api di Chili Selatan Tewaskan 15 Jiwa, Puluhan Ribu Warga Mengungsi
Pajero Ugal-ugalan Tabrak Pemotor, Berakhir di Pagar Mapolda Jambi