Momentum ini jelas punya arti lebih bagi warga Banjar Geria. Di satu sisi, ia mempererat kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat adat. Prawartaka Karya, Ida Bagus Gede Surya Darma, pun mengungkapkan rasa terima kasihnya.
"Terima kasih kepada Bapak Wabup yang di tengah kesibukannya sudah meluangkan waktu untuk hadir serta ikut mendoakan kelancaran kegiatan Karya ini," tuturnya.
Ia pun menegaskan, krama siap terus bersinergi mendukung program pembangunan dan kegiatan sosial-budaya.
Pada akhirnya, rangkaian karya adat seperti ini adalah napas kehidupan tradisi Bali. Ia tetap relevan, tetap hidup. Lebih dari sekadar urusan spiritual, kegiatan semacam ini menguatkan ikatan komunitas, menghidupkan nilai kebersamaan, dan yang terpenting: memastikan warisan tak ternilai ini bisa dinikmati anak cucu kelak.
Artikel Terkait
Prabowo Panggil Mendikti Malam-Malam, Desak Percepatan Hilirisasi Logam Tanah Jarang
Program Makan Bergizi Gratis Berujung Petaka: Ribuan Anak Keracunan di 38 Provinsi
Banjir Pati Kian Meluas, 112 Desa Terendam Air
Video Viral: Ayah di Takalar Banting Bayi 1 Tahun Usai Pertengkaran