Ruben Den Uil tak bisa menyembunyikan kepuasannya. Pelatih Excelsior Rotterdam itu merasa usahanya mendatangkan Miliano Jonathans ke klub benar-benar terbayar. “Upaya meminjamnya tidak sia-sia,” begitu kira-kira ungkapannya.
Jonathans, pemain 21 tahun yang dipinjam dari FC Utrecht itu, baru bergabung di bursa transfer musim dingin lalu. Waktunya memang singkat, cuma setengah musim. Tapi dampaknya sudah terasa.
Baru dua kali turun bermain, pemain Timnas Indonesia itu sudah bikin gebrakan. Ia mencetak gol penting saat Excelsior menahan AZ Alkmaar imbang 1-1, pertengahan Januari lalu. Gol itu sekaligus menjadi bukti nyata kontribusinya.
Den Uil pun mengaku senang. Kehadiran Jonathans, menurutnya, langsung memanaskan persaingan di lini serang The Kralingers.
“Yang ingin saya tekankan adalah dinamika setelah kedatangan Emil Hansson dan Miliano Jonathans,” ujar Den Uil.
“Ya, persaingan di posisi sayap jadi lebih ketat. Lini serang kami sekarang jauh lebih sengit dibanding sebelumnya,” sambung pelatih berkebangsaan Belanda itu.
Bagi Den Uil, persaingan ketat semacam ini justru dibutuhkan. Tujuannya jelas: untuk menambah variasi dalam membangun serangan. Ia butuh opsi lebih banyak, dan Jonathans memberikannya.
Apalagi sang pemain sudah langsung menunjukkan tandanya dengan mencetak gol. “Kami memang butuh pemain yang bisa mencetak gol. Dari sudut pandang itu, saya sangat senang dengan penampilan Miliano,” pungkas Den Uil menutup pembicaraan.
Jadi, meski masih awal, pinjaman Jonathans sudah memberi angin segar. Excelsior tampaknya mendapat tambahan amunisi yang tepat di paruh musim ini.
Artikel Terkait
Menaker Terbitkan Aturan Baru, Hanya Enam Bidang Pekerjaan yang Boleh Gunakan Sistem Outsourcing
Kementerian Perdagangan Siap Sesuaikan HET Minyakita, Harga di Pasaran Tembus Rp19.000 per Liter
Penataan Jalan HR Rasuna Said Dikebut, Ditargetkan Rampung Sebelum HUT Jakarta 2026
Konflik Timur Tengah Ancam Investasi Raksasa AI Senilai Rp10.800 Triliun