MAKASSAR Kalau kita lihat susunan pemainnya, aroma PSM Makassar terasa begitu kental di tubuh Persipal FC. Klub asal Palu itu, setidaknya, dihuni oleh empat nama yang punya kaitan erat dengan sang jawara Makassar.
Ya, Persipal Palu yang berlaga di Liga 2 Championship memang banyak memanfaatkan sumber daya dari PSM. Ada Kenzo Nambu, Karel Rizald Iek, Arham Darmawan, dan Ganjar Mukti. Beberapa di antaranya adalah pemain pinjaman, sementara yang lain datang dengan status bebas transfer.
Ambil contoh Kenzo dan Ganjar. Status mereka sebenarnya sudah lepas dari PSM. Kenzo datang tanpa klub, sementara Ganjar Mukti direkrut dari Sriwijaya FC. Jadi, meski namanya pernah berkibar di PSM, kedatangan mereka ke Palu tidak dilakukan secara langsung dari klub tersebut.
Lain cerita dengan Karel Iek dan Arham Darmawan. Keduanya masih tercatat sebagai pemain PSM, cuma untuk menambah jam terbang, mereka dilepas ke Stadion Gawalise dengan status pinjaman. Langkah yang lumrah untuk pemain muda yang butuh pengalaman.
Jelly Rompas, Direktur Operasional Persipal FC, mengaku sengaja mendatangkan kedua pemain muda PSM itu. Tujuannya jelas: membantu tim bertahan di Liga 2. Target minimal mereka adalah tidak terdegradasi ke Liga 3 musim depan.
"Kami memang meminjam dua pemain muda PSM Makassar. Harapannya, dengan kehadiran Karel dan Arham, mereka bisa membantu Persipal untuk bertahan di Liga 2 Championship musim depan," ujarnya.
Di sisi lain, Kenzo diharapkan bisa menjadi penggerak lini serang Laskar Tadulako. Potensinya sebagai playmaker atau second striker ingin dimaksimalkan. Sementara Ganjar Mukti diandalkan untuk mengokohkan pertahanan yang selama ini kerap bobol.
Upaya ini bukan tanpa alasan. Posisi Persipal di klasemen memang memprihatinkan. Saat ini mereka terpaku di peringkat 10 grup 2 Liga 2 Championship. Kalau tidak ingin terdegradasi, sesuatu harus diubah.
Statistiknya juga cukup menyedihkan. Dari 16 laga yang sudah dijalani, mereka cuma mengumpulkan enam poin. Itu pun didapat dari enam hasil imbang. Mereka belum sekalipun merasakan kemenangan, tapi sudah menelan 10 kekalahan. Situasi yang tentu saja mendesak untuk segera diperbaiki.
Tepis Cedera
Nah, soal Kenzo Nambu, ada cerita menarik di balik keputusannya bergabung. Pemain ini sebelumnya sudah bertekad membuktikan bahwa dirinya masih layak main. Banyak yang menduga dia masih terbebani cedera, tapi Kenzo bersikukuh anggapan itu salah.
Alasan lain dia memilih Persipal adalah untuk membuka jalan kembali ke kasta tertinggi. Performa bagus di Liga 2 bisa menjadi tiketnya untuk diincar klub-klub Liga 1.
"Banyak orang mengira bahwa saya masih cedera, tetapi itu tidak benar. Itulah sebabnya saya bermain dan membuktikan kemampuan saya. Itu untuk membuktikan kebugaran saya dan kembali ke Super League secepatnya," tegas Kenzo.
Namun begitu, misinya itu tidak mudah. Kenzo harus benar-benar menunjukkan kualitas dan kebugarannya di lapangan. Peluang kembali ke Liga 1 bisa sirna kalau performanya mengecewakan. Apalagi, namanya sendiri konon belum masuk dalam daftar skuad resmi Persipal FC. Perjalanannya masih panjang.
Artikel Terkait
Bali United Hajar PSM Makassar 2-0, Irfan Jaya Jadi Mimpi Buruk Kampung Halaman
Veda Ega Pratama Bangkit dari Posisi 17 ke 6 di Jerez, Tim Honda Asia Siapkan Strategi untuk Le Mans
Empat Tim Terancam Degradasi, PSBS Biak dan Semen Padang Paling Terpuruk di Super League 2025/2026
Persaingan Tiga Tim Makin Ketat, Persib dan Borneo FC Sama Kuat di Puncak Klasemen Super League