Namun begitu, perbaikan kecil saja rupanya dinilai belum cukup. Untuk jangka panjang, Dinas SDA punya strategi yang lebih besar.
Menurut Ciko Tricanescoro, Kepala Bidang Pengendalian Rob, solusi permanennya adalah dengan melanjutkan pembangunan tanggul pengaman pantai NCICD. "Pembangunan tanggul NCICD di titik-titik kritis, termasuk Pantai Mutiara, akan kami lanjutkan tahun ini," jelasnya, Rabu (26/11).
Proyek ambisius ini rencananya akan dikerjakan dengan skema multi-tahun, dari 2025 hingga 2027. Saat ini, proses lelang masih berjalan. Targetnya, semua harus rampung sesuai jadwal yang ditetapkan.
Rencananya, tanggul baru ini akan membentang sepanjang 530 meter. Rinciannya, 430 meter di sisi timur kawasan dan 100 meter di sisi barat Pantai Mutiara. Sebuah upaya besar untuk mengamankan ibukota dari ancaman rob dan rembesan air laut yang kian mengkhawatirkan.
Artikel Terkait
Banjir Bawa Kayu, Warga Boleh Ambil untuk Bangun Rumah
JPO Sarinah Bakal Dibangun Kembali, Gubernur Pastikan Penyeberangan Bawah Tetap Dibuka
Makanan Balita di Pandeglang Disajikan Pakai Kantong Kresek, Kader Posyandu Buka Suara
KPK Sita Emas dan Miliaran Rupiah dalam OTT Pejabat Pajak