Fortuner Oleng di Meruya Ilir, Sopir Tewas Usai Tabrak Boks Hino

- Selasa, 25 November 2025 | 20:20 WIB
Fortuner Oleng di Meruya Ilir, Sopir Tewas Usai Tabrak Boks Hino
Kecelakaan Maut Fortuner di Meruya Ilir

Sebuah mobil Toyota Fortuner oleng dan terlibat dalam kecelakaan beruntun yang merenggut nyawa pengemudinya di Jakarta Barat. Sopir berinisial JD itu meninggal dunia di tempat kejadian.

Peristiwa naas ini terjadi pada Senin malam, tepatnya sekitar pukul 19.30 WIB, di kawasan Jalan Meruya Ilir, Kembangan. Menurut informasi yang dihimpun, Fortuner itu awalnya melaju dari arah timur menuju barat.

Kanit Gakkum Satlantas Polres Metro Jakarta Barat, AKP Joko Siswanto, menjelaskan kronologi awalnya. Mobil itu disebutkan menyerempet seorang pesepeda terlebih dahulu.

"Setibanya di dekat bengkel, menyerempet sepeda angin atau gowes dikendarai saudara R," kata Joko kepada wartawan, Selasa (25/11).

Namun begitu, bukannya berhenti, mobil tersebut justru terus melaju dengan kondisi yang tidak stabil. Situasi makin buruk ketika mobil menghantam sebuah mobil boks Hino yang sedang terparkir di pinggir jalan. Tabrakan inilah yang diduga kuat menjadi penyebab utama tewasnya sang sopir.

"Masih tetap melaju, selanjutnya menabrak kendaraan boks Hino yang sedang parkir sehingga terjadi kecelakaan lalu lintas," ujarnya.

Kondisi JD benar-benar parah. Joko menyebutkan korban mengalami luka di bagian kepala yang mematikan. Dia menghembuskan napas terakhir di lokasi kejadian perkara (TKP). Nasib sedikit lebih baik dialami pesepeda, R, yang hanya menderita luka memar di kaki dan sudah menjalani perawatan.

"Pengemudi Fortuner mengalami luka pada bagian kepala memar, meninggal dunia di TKP. Pengendara sepeda saudara R mengalami luka pada bagian kaki memar," jelasnya.

Pihak berwajib pun langsung bergerak cepat. Jenazah JD segera dievakuasi menuju RSUD Kembangan. Sementara itu, proses penyelidikan dimulai dengan pengambilan barang bukti dan pencarian keterangan dari para saksi.

"Pihak kepolisian sudah mengamankan barang bukti dan mencari saksi. Mengevakuasi jenazah dari RSUD Kembangan ke RSUD Kabupaten Tangerang," tutup Joko.

Editor: Melati Kusuma

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar