Marquez Sebut Duel Bezzecchi vs Martin Jadi Perebutan Gelar MotoGP Paling Menarik

- Sabtu, 06 Juni 2026 | 06:15 WIB
Marquez Sebut Duel Bezzecchi vs Martin Jadi Perebutan Gelar MotoGP Paling Menarik

Pembalap Ducati Lenovo, Marc Marquez, menilai persaingan internal antara dua pembalap Aprilia, Marco Bezzecchi dan Jorge Martin, sebagai duel paling menarik dalam perebutan gelar juara dunia MotoGP musim ini. Menurutnya, dominasi pabrikan asal Noale itu semakin sulit untuk dibendung oleh para pesaing.

Pernyataan ini disampaikan Marquez menanggapi komentar Martin yang sebelumnya menyebut dirinya sebagai lawan utama di seri Balaton Park, Hungaria. Meski demikian, kondisi fisik juara dunia bertahan itu belum sepenuhnya pulih dari cedera bahu yang mengganggu performanya.

“Saya tahu tidak ada yang suka tekanan, tetapi pembalap yang harus dikalahkan adalah dua rider Aprilia,” ujar Marquez.

Saat ini, Bezzecchi dan Martin memuncaki klasemen sementara MotoGP. Keduanya datang ke Hungaria dengan modal kuat setelah finis di posisi satu dan dua pada seri Mugello akhir pekan lalu. Kemenangan Bezzecchi di Mugello menjadi grand prix keempatnya musim ini, sekaligus melebarkan keunggulannya atas Martin menjadi 17 poin di puncak klasemen.

Sementara itu, pembalap Ducati terbaik, Fabio di Giannantonio, tertinggal 39 poin dari posisi teratas. Marquez sendiri berada 102 poin di belakang akibat cedera bahu dan kaki yang terus mengganggu konsistensinya sepanjang musim. Marquez mengakui posisinya belum ideal untuk terlibat langsung dalam perebutan gelar, namun ia melihat duel internal Aprilia akan semakin sengit ke depannya.

“Pertarungan akan sangat menarik mulai sekarang, karena mereka berdua melaju sangat cepat,” kata Marquez. “Martin sudah tahu apa yang dibutuhkan untuk menjadi juara dunia, tetapi saya melihat Marco tampil sangat baik dan menjadi pembalap paling konsisten sepanjang akhir pekan.”

Marquez juga merendah soal peluangnya bersaing langsung dengan dua pembalap tersebut. “Di sini, saya akan mencoba mendekati mereka, tetapi saya rasa itu hampir mustahil. Jika saya bisa bersama mereka, berarti mereka tidak berada dalam kondisi terbaik. Jika mereka fit dan dalam performa bagus, mereka akan jauh lebih cepat dari saya,” ujarnya.

Menurut Marquez, kebangkitan Aprilia bukanlah kejutan besar. Ia menilai Bezzecchi sudah menunjukkan sinyal kuat sejak paruh kedua musim lalu. “Aprilia, terutama Marco, sejak musim panas tahun lalu menjadi lawan utama saya. Lihat balapan Austria, Brno, Misano, dia selalu menjadi pembalap yang harus dikalahkan dan kami bertarung sengit,” ungkapnya.

Marquez juga menyinggung kondisi fisiknya yang belum optimal. “Saya tidak bisa menjawab sejauh mana Aprilia berkembang, karena motor kami bekerja dengan baik, tetapi saya belum memaksimalkannya. Jika kondisi fisik saya membaik, itu tentu akan membantu performa motor,” katanya.

Sebagai catatan, Marquez belum meraih kemenangan grand prix sejak seri Misano musim lalu. Situasi ini membuat fokus perebutan gelar MotoGP kini sepenuhnya mengarah pada duel panas antara Bezzecchi dan Martin.

Editor: Redaksi MuriaNetwork

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar