Seorang perempuan dengan jas hujan, sambil menggendong bayinya di bawah payung, berbagi cerita pilu kepada stasiun TV lokal TNN.
"Saya terdampar selama empat hari," ujarnya pada hari Senin (24/11).
"Saya memutuskan untuk pergi karena saya punya bayi dan saya khawatir banjir akan semakin parah."
Perempuan itu, bersama anaknya dan ibunya yang sedang terbaring di tempat tidur, akhirnya berhasil dievakuasi menggunakan perahu. Sebuah titik terang di tengah musibah yang masih berlanjut.
Artikel Terkait
Warga AS Terlibat Kasus Pembunuhan dalam Koper di Bali Akhirnya Dideportasi
Iran Bantah Klaim AS Soal Rudal yang Bisa Capai Wilayahnya
Libur Panjang Maret 2026: Nyepi dan Lebaran Berdekatan, Cuti Hampir Seminggu
Peneliti Soroti Potensi Beban Impor Pangan AS Senilai US$4,5 Miliar