Pada suatu Sabtu yang cerah, tepatnya tanggal 22 November lalu, suasana di Kampung Aji Mesir, Kabupaten Tulang Bawang, tampak berbeda. Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal atau yang akrab disapa Mirza, hadir di tengah-tengah kelompok tani. Ia datang untuk meninjau secara langsung proses pembuatan Pupuk Organik Cair (POC).
Bukan sekadar seremonial belaka. Dengan penuh perhatian, ia menyaksikan setiap tahapannya dan berdiskusi hangat dengan para petani dari Kelompok Tani Karya Mandiri. Kunjungan ini, kata Mirza, adalah bukti nyata keseriusan Pemerintah Provinsi Lampung untuk membangun daerah dari akar rumput.
"Kita semua ingin desa maju, petani makmur, rakyat sejahtera,"
ujarnya dalam sebuah keterangan tertulis yang diterbitkan pada Senin berikutnya.
Ia lantas menekankan satu hal yang menurutnya krusial: kemandirian. Petani didorong untuk bisa memproduksi pakan ayam sendiri dan terus menggenjot produktivitas hasil bumi mereka.
Artikel Terkait
Invasi AS ke Venezuela 2026: Katalis Kekacauan Global yang Tak Terhindarkan
Eddy Soeparno Desak 2026 Jadi Tahun Mitigasi Krisis Iklim
Utang Rp 300 Ribu Berujung Maut, Pria di Depok Ditusuk Saat Tidur
Indonesia Pimpin Dewan HAM PBB 2026, Tantangan Diplomasi Menanti