Siang ini, kawasan Kepulauan Seribu kembali digenangi banjir rob. Laporan yang diterima BPBD DKI Jakarta menyebutkan setidaknya empat Rukun Tetangga (RT) terdampak genangan air laut itu.
Mohamad Yohan, Kepala Pusat Data dan Informasi BPBD DKI Jakarta, mengonfirmasi hal tersebut.
"BPBD mencatat saat ini terdapat 4 RT," ujarnya dalam keterangan resmi, Minggu (23/11/2025).
Data ini dihimpun hingga pukul 12.00 WIB. Situasinya terus dipantau. Sebelumnya, sekitar pukul 10.00 WIB pagi, pintu air Pasar Ikan bahkan sudah mencatat status siaga 1. Waspada, begitu kira-kira pesannya.
Lantas, apa penyebabnya? Menurut Yohan, BMKG Stasiun Meteorologi Kelas I Maritim Tanjung Priok telah memberi peringatan. Fenomena pasang maksimum air laut sedang terjadi, berbarengan dengan fase Bulan Baru. Kombinasi alamiah inilah yang mendongkrak ketinggian air laut, lalu membanjiri kawasan pesisir utara Jakarta, termasuk Kepulauan Seribu.
Artikel Terkait
Invasi AS ke Venezuela 2026: Katalis Kekacauan Global yang Tak Terhindarkan
Eddy Soeparno Desak 2026 Jadi Tahun Mitigasi Krisis Iklim
Utang Rp 300 Ribu Berujung Maut, Pria di Depok Ditusuk Saat Tidur
Indonesia Pimpin Dewan HAM PBB 2026, Tantangan Diplomasi Menanti