Di ruang rapat Pemkab Blora, Jumat (21/11) lalu, suasana terasa cukup hangat. Eddy Hartono, sang Kepala BNPT, hadir dengan satu misi utama: mendorong Blora segera merampungkan Rencana Aksi Daerah (RAD) untuk mencegah ekstremisme berbasis kekerasan. Langkah ini, menurutnya, bukan sekadar formalitas belaka. Ini soal memperkuat benteng pertahanan daerah menghadapi ancaman yang nyata.
Eddy menegaskan, RAD PE ini nantinya akan menjadi turunan langsung dari kebijakan nasional. Dengan begitu, upaya pencegahan bisa berjalan lebih terstruktur, merata dari pusat hingga ke level desa.
"Makanya kami hadir di Blora hari ini," ujar Eddy dalam keterangan tertulisnya di hari berikutnya, Sabtu (22/11/2025).
"Pemda diharapkan segera membuat Rencana Aksi Daerah Pencegahan dan Penanggulangan Ekstremisme Berbasis Kekerasan yang Mengarah pada Terorisme."
Artikel Terkait
Pramono Anung Ziarah ke Makam MH Thamrin, Serukan Persatuan Kaum Betawi
Google Bantah Keterkaitan Investasi Gojek dengan Skandal Chromebook Kemendikbud
Degradasi Moral di Jakarta: Bonus Demografi atau Bom Waktu bagi Generasi Muda?
Rambu Baru di CFD Bundaran HI: Solusi atau Sekadar Peringatan?