Kasus korupsi pengadaan laptop Chromebook di Kemendikbudristek akhirnya mendapat tanggapan resmi dari Google Indonesia. Perusahaan teknologi raksasa itu membantah keras segala bentuk keterkaitan investasinya dengan skandal yang menjerat mantan menteri Nadiem Makarim ini.
Lewat sebuah pernyataan tertulis yang dikeluarkan Minggu lalu, Google menjelaskan posisinya. Mereka menggarisbawahi bahwa investasi mereka di Gojek sudah dilakukan jauh sebelum Nadiem duduk di kursi menteri.
Intinya, Google ingin memisahkan dua hal ini. Menurut mereka, urusan bisnis dengan Gojek sama sekali tidak ada sangkut pautnya dengan dunia pendidikan di Indonesia.
Tak cuma itu, mereka juga membantah keras dugaan praktik suap. Google Indonesia menegaskan punya prinsip yang jelas dalam berbisnis.
Artikel Terkait
AS Desak Warganya Segera Tinggalkan Venezuela Usai Penangkapan Maduro
Indonesia Tegaskan Dukungan Penuh untuk Kedaulatan Somalia di Hadapan OKI
Tito Karnavian Tinjau Sawah Terdampak Bencana, Janjikan Revitalisasi dan Bantuan Langsung
Ajudan Netanyahu Ditahan, Terkait Upaya Gagalkan Penyidikan Bocornya Dokumen Rahasia