Menurut informasi yang berhasil dihimpun, api mulai berkobar sejak sore hari. Untuk mengatasi insiden ini, pihak berwenang tak main-main. Mereka mengerahkan tiga unit kendaraan operasional ke lokasi, dilengkapi dengan persediaan air yang memadai.
"Sementara bisa ditangani tiga unit tempur dan water supply," ucap Yudi Santosa menjelaskan upaya yang dilakukan timnya.
Di sisi lain, ada kabar baik yang bisa sedikit meredakan ketegangan. Api berhasil dilokalisir, artinya penyebarannya sudah bisa dibatasi. Meski begitu, bagian yang berisi oli bekas kira-kira masih seperempat tangki belum sepenuhnya aman.
Yang paling penting, hingga saat ini laporan mengenai korban jiwa sama sekali belum ada. "Nihil (korban)," pungkas Kadis Damkar itu, menegaskan bahwa tidak ada korban dalam peristiwa tersebut.
Artikel Terkait
Iran Bantah Klaim AS Soal Rudal yang Bisa Capai Wilayahnya
Libur Panjang Maret 2026: Nyepi dan Lebaran Berdekatan, Cuti Hampir Seminggu
Peneliti Soroti Potensi Beban Impor Pangan AS Senilai US$4,5 Miliar
Sepuluh Hari Terakhir Ramadan 2026: Pemerintah dan Muhammadiyah Tentukan Tanggal Berbeda