Menurut informasi yang berhasil dihimpun, api mulai berkobar sejak sore hari. Untuk mengatasi insiden ini, pihak berwenang tak main-main. Mereka mengerahkan tiga unit kendaraan operasional ke lokasi, dilengkapi dengan persediaan air yang memadai.
"Sementara bisa ditangani tiga unit tempur dan water supply," ucap Yudi Santosa menjelaskan upaya yang dilakukan timnya.
Di sisi lain, ada kabar baik yang bisa sedikit meredakan ketegangan. Api berhasil dilokalisir, artinya penyebarannya sudah bisa dibatasi. Meski begitu, bagian yang berisi oli bekas kira-kira masih seperempat tangki belum sepenuhnya aman.
Yang paling penting, hingga saat ini laporan mengenai korban jiwa sama sekali belum ada. "Nihil (korban)," pungkas Kadis Damkar itu, menegaskan bahwa tidak ada korban dalam peristiwa tersebut.
Artikel Terkait
Kapolda Riau Serukan Kewajiban Moral Kolektif dalam Festival Seni Konservasi Gajah
12 Pejabat Tulungagung Diperiksa KPK di Jakarta, Termasuk Adik Bupati
KPK Tetapkan Bupati Tulungagung Tersangka, Sita Uang Rp335 Juta dan Sepatu Louis Vuitton Rp129 Juta
KPK Ungkap Kepala OPD di Tulungagung Terpaksa Berutang Penuhi Jatah Bupati