Soal penanganan di fasilitas kesehatan, mulai dari klinik, puskesmas, hingga rumah sakit, Wagub Idah menekankan pentingnya validasi data. Langkah ini harus diikuti dengan penanganan yang berkelanjutan. Ia mengakui, sering kali ada kasus yang tidak terlapor, sehingga jumlah sebenarnya sulit terdeteksi.
"Validasi data sangat penting," ujarnya. Dengan begitu, pihaknya bisa tahu seberapa luas persebaran virus ini dan segera mengambil tindakan pengobatan.
Instansi terkait seperti Dinas PPPA dan Dinas Kesehatan pun diharapkan bisa meningkatkan layanan dan edukasi, terutama untuk kalangan anak dan remaja. Idah berharap, masalah HIV/AIDS ini benar-benar mendapat perhatian dari berbagai lapisan masyarakat.
Terakhir, ia mengingatkan bahwa pencegahan perilaku seks sesama jenis harus dimulai dari lingkup keluarga. Jika ada anak yang menunjukkan perilaku menyimpang, harus segera ditegur dan dicegah sedini mungkin.
Artikel Terkait
Iran Klaim Serang 27 Pangkalan AS dan Sasaran Israel di Tengah Eskalasi
Presiden Iran Sumpah Balas Dendam Usai Khamenei Tewas dalam Serangan AS-Israel
Ramadan Ubah Jam Kerja di Belasan Negara, Termasuk yang Non-Muslim Mayoritas
Iran Serang Dubai, Bandara Tersibuk Dunia Alami Kerusakan