Soal penanganan di fasilitas kesehatan, mulai dari klinik, puskesmas, hingga rumah sakit, Wagub Idah menekankan pentingnya validasi data. Langkah ini harus diikuti dengan penanganan yang berkelanjutan. Ia mengakui, sering kali ada kasus yang tidak terlapor, sehingga jumlah sebenarnya sulit terdeteksi.
"Validasi data sangat penting," ujarnya. Dengan begitu, pihaknya bisa tahu seberapa luas persebaran virus ini dan segera mengambil tindakan pengobatan.
Instansi terkait seperti Dinas PPPA dan Dinas Kesehatan pun diharapkan bisa meningkatkan layanan dan edukasi, terutama untuk kalangan anak dan remaja. Idah berharap, masalah HIV/AIDS ini benar-benar mendapat perhatian dari berbagai lapisan masyarakat.
Terakhir, ia mengingatkan bahwa pencegahan perilaku seks sesama jenis harus dimulai dari lingkup keluarga. Jika ada anak yang menunjukkan perilaku menyimpang, harus segera ditegur dan dicegah sedini mungkin.
Artikel Terkait
Hanif Dhakiri Desak Pengawasan Proaktif untuk Jaga Data Nasabah
Gempa Lembut Menggoyang Pangandaran Dini Hari Tadi
Sheinbaum Siap Hadapi Trump, Tolak Ancaman Serangan Darat ke Meksiko
Operasi SAR KM Putri Sakinah Resmi Ditutup, Satu Korban Masih Hilang