Antrean penumpang TransJakarta memanjang secara signifikan di Halte Tegal Mampang. Kejadian ini terjadi pada Selasa, 18 November 2025, dengan antrean yang terpantau mengular hingga keluar dari area halte dan mencapai badan jalan.
Berdasarkan pantauan langsung, kondisi halte menunjukkan kepadatan yang tinggi. Penumpang terlihat mengantri dalam tiga baris terpisah di dalam halte. Petugas halte mengimbau penumpang yang tidak dapat masuk ke dalam area tunggu untuk menunggu di area luar karena kapasitas halte telah penuh.
Faktor utama yang menyebabkan penumpukan penumpang adalah keterlambatan kedatangan bus di koridor 13. Keterlambatan ini dipicu oleh kemacetan parah di sekitar kawasan Puri Beta. Kemacetan tersebut disebabkan oleh dua faktor kombinasi: kondisi cuaca hujan dan aktivitas pembangunan jembatan yang sedang berlangsung di lokasi tersebut.
TransJakarta secara resmi telah mengonfirmasi gangguan operasional ini melalui akun media sosial resmi mereka. Dalam pernyataannya, mereka menyebutkan bahwa beberapa rute terkena dampak, termasuk Koridor 13, Rute 13B, Rute L13E, dan Rute JAK 107. Perusahaan juga menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dialami oleh para penumpang setia TransJakarta.
Kejadian antrean panjang di Halte Tegal Mampang ini menggarisbawahi tantangan operasional transportasi umum di Jakarta, terutama ketika menghadapi kombinasi faktor cuaca dan pekerjaan infrastruktur yang dapat mengganggu kelancaran perjalanan bus TransJakarta.
Artikel Terkait
Yusril Tegaskan Kasus Air Keras Aktivis KontraS Tetap di Pengadilan Militer
Pertemuan AS Dijadwalkan, Lebanon dan Israel Bahas Gencatan Senjata
Dua Tewas Setelah Mobil Jatuh ke Jurang 60 Meter di Minahasa Selatan
Menhut Serahkan SK Perhutanan Sosial untuk 1.742 Hektare di Sulawesi Utara