Suasana jam istirahat di sebuah SMP di Kubu Raya, Kalimantan Barat, tiba-tiba berubah mencekam. Seorang siswa nekat melemparkan bom molotov di lingkungan sekolahnya sendiri. Aksi yang nyaris tak terbayangkan itu, menurut keterangan resmi, tak lepas dari paparan ideologi kekerasan ekstrem yang diserap pelaku.
Berdasarkan penyelidikan Densus 88 Antiteror, remaja tersebut terpapar melalui sebuah grup bernama True Crime Community atau TCC.
“Anak yang terpapar TCC ini merupakan siswa SMP Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat,” jelas Kombes Mayndra Eka, juru bicara Densus 88, pada Rabu lalu.
“Yang bersangkutan tertarik dengan konten-konten kekerasan dan tergabung dalam komunitas True Crime Community,” lanjutnya.
Artikel Terkait
Warga Swiss Ditahan di Bali Usai Hina Hari Raya Nyepi di Media Sosial
Satgas Damai Cartenz Korbankan Mudik Lebaran untuk Jaga Stabilitas di Kiwirok
Trump Bagikan Video Sketsa yang Perlihatkan PM Inggris Starmer Ketakutan Terima Teleponnya
Restoran Cibiuk di Garut Jadi Favorit Pemudik, Omzet Naik 50% Jelang Lebaran