Suasana jam istirahat di sebuah SMP di Kubu Raya, Kalimantan Barat, tiba-tiba berubah mencekam. Seorang siswa nekat melemparkan bom molotov di lingkungan sekolahnya sendiri. Aksi yang nyaris tak terbayangkan itu, menurut keterangan resmi, tak lepas dari paparan ideologi kekerasan ekstrem yang diserap pelaku.
Berdasarkan penyelidikan Densus 88 Antiteror, remaja tersebut terpapar melalui sebuah grup bernama True Crime Community atau TCC.
“Anak yang terpapar TCC ini merupakan siswa SMP Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat,” jelas Kombes Mayndra Eka, juru bicara Densus 88, pada Rabu lalu.
“Yang bersangkutan tertarik dengan konten-konten kekerasan dan tergabung dalam komunitas True Crime Community,” lanjutnya.
Artikel Terkait
Polisi Terapkan Sistem Satu Arah dari Puncak ke Jakarta, Arus Naik Padat
Ragunan Dibanjiri 60 Ribu Pengunjung di H+2 Lebaran, Pengelola Siapkan 27 Titik Parkir
Ribuan Pengunjung Padati Ragunan, Pengelola Tambah Titik Parkir Jadi 27
Ribuan Pengunjung Serbu Ragunan di H+2 Lebaran, Angka Diprediksi Tembus 100 Ribu