Suasana jam istirahat di sebuah SMP di Kubu Raya, Kalimantan Barat, tiba-tiba berubah mencekam. Seorang siswa nekat melemparkan bom molotov di lingkungan sekolahnya sendiri. Aksi yang nyaris tak terbayangkan itu, menurut keterangan resmi, tak lepas dari paparan ideologi kekerasan ekstrem yang diserap pelaku.
Berdasarkan penyelidikan Densus 88 Antiteror, remaja tersebut terpapar melalui sebuah grup bernama True Crime Community atau TCC.
“Anak yang terpapar TCC ini merupakan siswa SMP Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat,” jelas Kombes Mayndra Eka, juru bicara Densus 88, pada Rabu lalu.
“Yang bersangkutan tertarik dengan konten-konten kekerasan dan tergabung dalam komunitas True Crime Community,” lanjutnya.
Artikel Terkait
Delapan Ruas Utama Jakarta Siap Dialihkan Sambut PM Australia
Kemenimipas Siapkan 2.460 Titik Kerja Sosial Gantikan Jeruji Besi
BRI Pacu UMKM Naik Kelas Lewat Program Klaster Usaha
Trump Kritik Ekspresi Wartawati Saat Ditanya Soal Kasus Epstein