Diplomasi Persahabatan Indonesia-Tunisia: Warisan Sukarno dan Bourguiba
Duta Besar Republik Indonesia untuk Tunisia, Zuhairi Misrawi, menegaskan bahwa hubungan bilateral antara Indonesia dan Tunisia memiliki makna yang sangat khusus dan spesial. Keistimewaan ini berakar dari persahabatan erat yang dijalin oleh para pendiri bangsa, yaitu Presiden pertama Indonesia, Sukarno, dengan Presiden Tunisia, Habib Bourguiba.
Pernyataan ini disampaikan oleh Dubes Zuhairi dalam sebuah Kuliah Umum bertajuk Diplomasi Persahabatan Indonesia-Tunisia yang diselenggarakan di Universitas Jandouba. Acara penting ini turut dihadiri oleh Rektor Universitas Jandouba, Hisyam Sibai, beserta jajaran pimpinan universitas, dosen, dan mahasiswa.
Semangat Kaum Muda Memperkokoh Hubungan Bilateral
Dubes Zuhairi menekankan bahwa fakta sejarah persahabatan kedua pemimpin besar tersebut harus menjadi pendorong semangat bagi generasi muda di kedua negara. Tugas kaum muda sekarang adalah meneruskan estafet dengan memperkuat hubungan bilateral Indonesia-Tunisia.
Artikel Terkait
Tiga Pria Dibekuk Polisi Usai Bobol Delapan Gardu Listrik, Rugikan Negara Rp 220 Juta
Prabowo Berkelakar Soal PKB, Jazilul Fawaid: Itu Tanda Keakraban
Banjir Rendam Ribuan Hektar Sawah Banten, Ratusan Hektar Puso
Estafet Tongkat Komando di Polres Tangsel: Victor Inkiriwang Pamit, Boy Jumalolo Sambut Tugas Baru