Gus Iqdam Beri Motivasi ke Bahlil Lahadalia: "Dekengan Pusat" dan Kisah Rasulullah
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia baru-baru ini hadir di Majelis Ta'lim Sabilu Taubah yang dipimpin oleh Gus Iqdam. Kunjungan Bahlil ke pengajian ini menjadi sorotan publik setelah video ceramah Gus Iqdam viral di media sosial.
Dalam ceramahnya, Gus Iqdam memberikan pujian dan motivasi kepada Ketua Umum Partai Golkar tersebut. Ia mengingatkan Bahlil untuk tidak khawatir dengan berbagai hujatan yang diterimanya.
"Pak Ketum biasa aja. Rasulullah itu dulu sama pamannya sendiri dihujat," kata Gus Iqdam dalam video yang beredar luas.
Gus Iqdam juga mengutip kisah Rasulullah SAW yang dilempari batu dan kotoran di Thaif untuk menguatkan Bahlil. Ia menegaskan, "Tenang saja, dekengan (pelindungnya) pusat kok! Yang penting benar, yang penting merah putih. Insya Allah jenengan (Anda) akan selalu bersama Allah SWT."
Respons Netizen Terhadap Ceramah Gus Iqdam
Ceramah Gus Iqdam yang membandingkan perjuangan Bahlil dengan Rasulullah menuai beragam reaksi dari netizen. Banyak yang memberikan komentar pedas terhadap pernyataan tersebut.
Akun Twitter @ikhwanuddin menulis, "Hati-hati ulama as-su'u yg banyak pengikutnya," menyentil Gus Iqdam sebagai ulama yang dianggap menjilat penguasa.
Sementara @jasukeluhur menyatakan ketidakrelaannya dengan perbandingan tersebut: "Bahlil disamain sama Rosulullah aja itu udah penghinaan besar. Gw gak mau sumpah serapah, semua jg tau."
Netizen lain seperti @icik___ juga ikut berkomentar dengan menyindir kebiasaan penceramah: "Jangan mendengarkan penceramah yang kalo lagi pengajian atau sholawatan disambi ngerokok ngebal ngebul..menahan hawa nafsu sebatang rokok aja ga bisa."
Kritik juga datang dari @NouraFayruz yang menilai isi ceramah tidak jelas: "Dekengan pusat...dekengan pusat. Bacot. Isi ceramah gak jelas, menggambarkan isi kepalanya banget."
@JakaGolook71 menambahkan komentar tentang fenomena ulama di akhir zaman: "Dari dulu emang begitu, dn kelak di akhir zaman akan banyak bermunculan 'Ngulama Su' (tanpa diawali huruf 'A') yg justru di-puja2, serta punya banyak 'Pengikut'."
Video viral Gus Iqdam dan Bahlil Lahadalia ini menunjukkan bagaimana pernyataan ulama di majelis ta'lim bisa menjadi perbincangan publik dan menuai pro-kontra di media sosial.
Artikel Terkait
BEM SI Tinjau Langsung Gudang Bulog, Stok Beras Nasional Capai Rekor 5,2 Juta Ton
Presiden Prabowo Terima Laporan Reformasi Polri, Instruksikan Perubahan Bertahap hingga 2029
Menag Nasaruddin Umar Tegaskan Zero Tolerance terhadap Kekerasan Seksual di Lingkungan Pendidikan Agama
118 BEM Nusantara Dialog Langsung dengan Mentan, Bahas Swasembada Pangan hingga Koperasi Desa