Kebijakan Pembelajaran Tatap Muka dari Pemerintah
Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta menyatakan bahwa siswa SMA Negeri 72 sudah diizinkan untuk kembali mengikuti pembelajaran tatap muka jika mereka bersedia. Keputusan ini diserahkan kepada Dinas Pendidikan setempat setelah sebelumnya proses belajar diminta untuk dilakukan secara daring.
Menurut pernyataannya, sebagian siswa justru menginginkan untuk belajar secara langsung. Proses belajar mengajar tatap muka dapat kembali diadakan karena seluruh data dan barang bukti terkait insiden ledakan telah ditangani secara tuntas oleh kepolisian.
Dampak Ledakan dan Kondisi Korban
Insiden ledakan di sekolah ini terjadi pada hari Jumat lalu, bertepatan dengan saat para siswa sedang melaksanakan Salat Jumat. Berdasarkan data terbaru, tercatat sebanyak 32 korban ledakan masih menjalani perawatan di tiga rumah sakit yang berbeda, yaitu RSI Cempaka Putih, RS Yarsi, dan RS Polri. Sebagian besar dari korban mengalami gangguan pada pendengaran akibat dari ledakan tersebut.
Artikel Terkait
Polda Lampung Gerebek Tiga Gudang Solar Ilegal, Potensi Rugikan Negara Rp160 Miliar
Pria Tewas Ditikam di Wajo, Motif Diduga Cemburu
KPK Beberkan Modus Bupati Tulungagung Paksa 16 Dinas Setor Rp2,7 Miliar untuk Keperluan Pribadi
Bupati Bone Pastikan 10 Sumur Bor dari Pusat Segera Diresmikan