Skandal Korupsi Kredit Sawit Rp1,689 Triliun di Sumsel: Kejati Tetapkan 6 Tersangka
Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan mengungkap kasus dugaan korupsi fasilitas kredit perkebunan sawit yang menyebabkan kerugian negara mencapai Rp1,689 triliun. Enam orang telah ditetapkan sebagai tersangka dalam penyimpangan pinjaman Bank BRI kepada PT Buana Sriwijaya Sejahtera dan PT Sri Andal Lestari.
Pola Fraud Terstruktur Terungkap
Penyidik menemukan indikasi praktik penipuan terstruktur yang berlangsung bertahun-tahun dalam kasus korupsi kredit sawit ini. Pola ini melibatkan kolusi antara pemilik perusahaan perkebunan dengan oknum pejabat bank pemerintah.
Kepala Kejati Sumsel Ketut Sumedana menegaskan bahwa ini bukan sekadar kesalahan teknis, melainkan rangkaian pelanggaran terencana sejak proses pengajuan pinjaman pertama kali.
Proses Penyidikan Maraton
Penetapan tersangka dilakukan setelah penyelidikan intensif yang melibatkan pemeriksaan lebih dari seratus saksi. Tim penyidik juga menganalisis dokumen perbankan dengan ketebalan mencapai ribuan halaman untuk mengungkap modus korupsi kredit sawit ini.
Modus Pemalsuan Dokumen Kredit
Fasilitas kredit senilai Rp1,7 triliun yang disetujui sejak 2011 ternyata dikabulkan berdasarkan dokumen palsu. Proposal pengajuan kredit kedua perusahaan mengandung data yang dimanipulasi dengan analisis kredit yang tidak sesuai prosedur standar perbankan.
Asisten Pidsus Kejati Sumsel Adhriyansah mengungkapkan proses kredit berjalan lancar meski indikator kelayakan proyek sebenarnya sangat lemah. Terdapat dugaan kuat pemalsuan data, verifikasi fiktif, dan penyimpangan penggunaan dana pinjaman.
Status Kredit Macet Total
Fasilitas kredit jumbo tersebut kini berstatus kolektibilitas 5 atau macet total. Meski telah dilakukan lelang aset senilai Rp506,15 miliar, kerugian bersih negara diperkirakan masih mencapai Rp1,183 triliun.
Daftar Tersangka Kasus Korupsi Kredit Sawit
Enam orang yang telah ditetapkan sebagai tersangka meliputi:
WS (Wilson) – Direktur PT BSS dan PT SAL
MS – Komisaris PT BSS periode 2016–2022
DO – Junior Analis Kredit BRI Pusat tahun 2013
ED – Account Officer BRI Pusat periode 2010–2012
ML – Junior Analis Kredit BRI Pusat tahun 2013
RA – Relationship Manager BRI Pusat periode 2011–2019
Penyidik menyatakan proses penyidikan masih berlangsung dan kemungkinan penambahan tersangka masih sangat terbuka. Kasus korupsi kredit sawit ini menjadi salah satu skandal perbankan terbesar dalam sejarah Sumatera Selatan.
Artikel Terkait
Prabowo Beri Penghormatan Terakhir untuk Ryamizard, Menteri Fadli Zon Ungkap Kedekatan Keduanya Sejak Taruna
Adhisty Zara Resmi Menikah dengan Musisi Tsaqib, Umumkan Kehamilan Anak Pertama
PSG Juara Liga Champions 2026, Momen Kiper Safonov Baca ‘Contekan’ Penalti Arsenal Viral
Puskesmas Tiron di Kediri Ludes Terbakar, Kerugian Capai Rp1 Miliar