Hubungan Putin dan Lavrov Retak? Ini Penjelasan Resmi Kremlin

- Senin, 10 November 2025 | 18:30 WIB
Hubungan Putin dan Lavrov Retak? Ini Penjelasan Resmi Kremlin

Isu Ketegangan Hubungan Putin dan Lavrov: Penjelasan Resmi Kremlin

Isu retaknya hubungan antara Presiden Rusia Vladimir Putin dan Menteri Luar Negeri Sergei Lavrov semakin santer beredar. Pemicu spekulasi ini adalah absennya Lavrov dalam serangkaian acara resmi dan pertemuan penting pemerintah Rusia belakangan ini.

Bantahan Resmi Kremlin Soal Isu Retaknya Hubungan

Menanggapi rumor yang berkembang, Juru Bicara Kremlin Dmitry Peskov memberikan klarifikasi tegas. Peskov menyatakan bahwa hubungan antara Putin dan Lavrov tetap baik dan tidak terdapat masalah di antara kedua pemimpin Rusia tersebut.

"Semua laporan yang beredar adalah tidak benar," tegas Peskov dalam pernyataannya. Ia menambahkan, "Pada saat ada acara publik yang sesuai, Anda semua akan melihat dia (Lavrov) hadir."

Pemicu Munculnya Spekulasi Ketegangan

Spekulasi mengenai keretakan hubungan diplomatik tingkat tinggi Rusia ini dipicu oleh serangkaian peristiwa. Puncaknya adalah setelah terjadinya pembicaraan telepon yang intens antara Lavrov dan Menteri Luar Negeri Amerika Serikat. Pascapercakapan tersebut, rencana pertemuan antara Putin dan Presiden Amerika Serikat waktu itu secara mendadak dibatalkan.

Beberapa ketidakhadiran Lavrov yang mencuri perhatian publik antara lain ketidakhadirannya dalam pertemuan penting mengenai isu nuklir yang baru-baru ini digelar. Yang juga mengundang tanya adalah keputusan untuk tidak menunjuk Lavrov sebagai utusan khusus Rusia pada KTT G20 di Afrika Selatan, sebuah peran yang biasanya dipercayakan kepadanya.

Profil dan Posisi Sergei Lavrov di Pemerintahan Rusia

Sergei Lavrov, yang kini berusia 75 tahun, diakui sebagai salah satu politikus paling berpengaruh di lingkaran kekuasaan Rusia. Dengan masa jabatan mencapai 21 tahun sebagai Menteri Luar Negeri, Lavrov memegang rekor sebagai menteri dengan masa bakti terpanjang dalam kabinet pemerintahan Putin.

Berdasarkan catatan dari laman resmi Kementerian Luar Negeri Rusia, penampilan publik terakhir Lavrov tercatat pada akhir Oktober 2025, yang semakin menguatkan spekulasi mengenai dinamika internal di tubuh pemerintahan Rusia.

Editor: Agus Setiawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar