"Pengemudi dan petugas langsung melakukan proses evakuasi seluruh pelanggan ke unit bus lainnya. Semua penumpang dipastikan dalam kondisi aman, meskipun terdapat satu penumpang yang mengalami kepanikan dan memecahkan kaca selama proses evakuasi berlangsung," jelas Ayu Wardhani.
Penanganan Pasca Insiden dan Permohonan Maaf
Setelah kejadian tersebut, armada bus dengan nomor MYS 21290 langsung ditarik dari operasional untuk menjalani pemeriksaan teknis menyeluruh. Transjakarta secara resmi menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dialami oleh para pelanggan.
Perusahaan menegaskan kembali bahwa keselamatan dan keamanan penumpang merupakan prioritas utama dalam setiap operasional layanan transportasi yang mereka jalankan.
Artikel Terkait
Kapolri Tegaskan Persatuan Nasional Kunci Hadapi Dampak Krisis Global
Dua Advokat Gugat MK, Minta Syarat Calon Presiden Dilarang Berkeluarga dengan Petahana
KPK Periksa 14 Saksi Terkait Dugaan Pemerasan Bupati Pati
Larangan Truk Tiga Sumbu Saat Lebaran 2026 Ancam Pasokan Kemasan dan Pabrikan