Namun, yang mungkin tidak disadari adalah besarnya biaya politik yang diperlukan untuk maju dalam pemilihan gubernur. Untuk tingkat bupati di kabupaten kecil saja, biaya kampanye bisa mencapai ratusan miliar rupiah.
Apalagi untuk posisi gubernur di provinsi dengan sumber daya melimpah seperti Riau, angka tersebut bisa mencapai triliunan rupiah. Mustahil dana sebesar itu berasal dari kantong pribadi, kecuali calon memang berasal dari kalangan pengusaha besar. Akibatnya, setelah terpilih, banyak yang mencari cara untuk mengembalikan modal kampanye melalui praktik korupsi.
(Daniel Hananya Sinaga)
Artikel Terkait
Tren Bukber Ramadan di Makassar Beralih ke Restoran dengan Konsep Estetik
Sidang Praperadilan Yaqut Ditunda, KPK Absen di Persidangan Perdana
Pantai Akkarena Makassar: Destinasi Favorit Warga dengan Pemandangan Senja Memikat
Banjir Rendam Sejumlah Titik di Makassar, Tello Baru Terparah