Kampung Internet Sragen Diresmikan, Mendorong Anak Muda untuk Lebih Produktif
Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Meutya Hafid memberikan pesan khusus kepada generasi muda di Sragen untuk memanfaatkan internet guna menunjang kegiatan yang produktif. Hal ini disampaikannya saat meresmikan program Kampung Internet di Desa Sribit dan Tlogotirto, Kabupaten Sragen.
Meutya menekankan bahwa kehadiran internet di pedesaan harus mampu meningkatkan produktivitas sektor unggulan daerah. Ia berharap pemanfaatan teknologi digital ini difokuskan untuk mengembangkan potensi lokal, seperti pertanian dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), alih-alih untuk hal-hal yang tidak bermanfaat.
Internet Cepat 25 Mbps untuk Desa
Program Kampung Internet ini merupakan bagian dari ekspansi jaringan digital nasional. Sebanyak 87 titik baru diresmikan di Sragen, yang melengkapi 1.194 titik yang sebelumnya telah beroperasi di lima provinsi. Kehadiran infrastruktur ini secara signifikan meningkatkan kecepatan internet di kedua desa tersebut, yaitu dari sebelumnya 10 Mbps menjadi 25 Mbps.
Peningkatan konektivitas ini diharapkan dapat menjadi katalis untuk kesejahteraan masyarakat desa, memberikan akses yang lebih andal untuk berbisnis, belajar, dan berinovasi.
Digitalisasi Ekonomi Melalui QRIS Meningkat Pesat
Dampak positif dari konektivitas internet yang lebih baik telah terlihat pada percepatan digitalisasi ekonomi. Transaksi nontunai menggunakan QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard) semakin meluas di kalangan warga.
Berdasarkan data yang dihimpun, sekitar 35% warga Desa Sribit telah aktif menggunakan QRIS. Para pedagang di Pasar Tambak, penjual hasil tani, pengrajin bambu, dan pelaku usaha rumahan kini tidak hanya menjual di lingkup lokal, tetapi juga telah menjangkau pasar yang lebih luas.
Secara keseluruhan, rasio pengguna aktif QRIS di Kabupaten Sragen bahkan telah menembus angka lebih dari 250 ribu orang. Pencapaian ini menunjukkan geliat ekonomi digital yang semakin merata hingga ke pelosok desa.
Internet Gratis Jadi Indikator Kemajuan Desa
Bupati Sragen, Sigit Pamungkas, menyambut baik program ini. Ia mengungkapkan bahwa sebanyak 22 dari 61 desa yang sebelumnya tergolong miskin di Sragen kini telah menikmati akses internet gratis.
Keberadaan internet gratis ini disambut antusias oleh anak muda setempat. Menurut Sigit, bagi para pemuda, adanya internet gratis telah menjadi ukuran baru bagi kemajuan sebuah desa, karena mereka dapat lebih leluasa beraktivitas dan berkumpul tanpa terbebani biaya pulsa.
Artikel Terkait
Polda Kalbar Musnahkan 12 Kilogram Sabu Hasil Pengungkapan Jaringan Narkoba
Mahfud MD Apresiasi Prabowo Undang Tokoh Kritis untuk Jembatani Kesenjangan Informasi
PBNU Tetapkan Jadwal Munas, Konbes, dan Muktamar ke-35 pada 2026
Rem Blong Truk Pasir Picu Tabrakan Beruntun di Exit Tol Cilegon Timur