MURIANETWORK.COM - PT Kereta Api Indonesia (KAI) telah mengumumkan jadwal penjualan tiket kereta untuk periode arus balik Lebaran 2026. Penjualan akan dimulai serentak secara daring pada 6 Februari 2026, tepat pukul 00.00 WIB, untuk perjalanan pulang yang berlangsung dari 23 Maret hingga 1 April 2026. Informasi ini penting bagi para pemudik yang perlu merencanakan kepulangan mereka setelah merayakan Idul Fitri.
Jadwal Lengkap Pemesanan dan Keberangkatan
Berdasarkan pengumuman resmi yang disampaikan melalui akun Instagram @kai121_, terdapat pola khusus yang menghubungkan tanggal pemesanan dengan tanggal keberangkatan. Pola ini memudahkan calon penumpang untuk mengingat kapan mereka harus bersiap membeli tiket sesuai dengan rencana perjalanan pulang.
Berikut adalah rincian jadwalnya:
- Pemesanan 6 Februari 2026 untuk keberangkatan Senin, 23 Maret 2026.
- Pemesanan 7 Februari 2026 untuk keberangkatan Selasa, 24 Maret 2026.
- Pemesanan 8 Februari 2026 untuk keberangkatan Rabu, 25 Maret 2026.
- Pemesanan 9 Februari 2026 untuk keberangkatan Kamis, 26 Maret 2026.
- Pemesanan 10 Februari 2026 untuk keberangkatan Jumat, 27 Maret 2026.
- Pemesanan 11 Februari 2026 untuk keberangkatan Sabtu, 28 Maret 2026.
- Pemesanan 12 Februari 2026 untuk keberangkatan Minggu, 29 Maret 2026.
- Pemesanan 13 Februari 2026 untuk keberangkatan Senin, 30 Maret 2026.
- Pemesanan 14 Februari 2026 untuk keberangkatan Selasa, 31 Maret 2026.
- Pemesanan 15 Februari 2026 untuk keberangkatan Rabu, 1 April 2026.
Melihat jadwal yang padat ini, disarankan untuk segera menentukan tanggal kepulangan dan menyiapkan data penumpang jauh sebelum hari penjualan tiket dimulai.
Tata Cara Pembatalan Tiket Secara Online
Selain informasi pemesanan, memahami prosedur pembatalan tiket juga sama pentingnya. Situasi perjalanan kerap berubah, dan KAI telah menyediakan mekanisme pembatalan melalui aplikasi Access by KAI dengan sejumlah ketentuan yang perlu diperhatikan.
Pembatalan hanya dapat diajukan oleh penumpang yang terdaftar dan menggunakan akun Access by KAI miliknya. Proses ini harus dilakukan selambat-lambatnya dua jam sebelum jadwal keberangkatan kereta, dengan syarat status pembayaran tiket telah "Paid". Jika melebihi batas waktu tersebut, penumpang diharuskan mengurus pembatalan langsung di loket stasiun.
Biaya dan Proses Pengembalian Dana
Pembatalan tiket tentu tidak bebas biaya. KAI menerapkan bea pembatalan sebesar 25% dari harga tiket, di luar biaya pemesanan yang telah dikeluarkan sebelumnya.
Mengenai pengembalian dana, pihak KAI menjelaskan, "Pengembalian dana pembatalan estimasi 7 hari terhitung sejak pengajuan pembatalan dilakukan."
Dana akan dikembalikan secara eksklusif melalui transfer bank atau E-Wallet ke rekening salah satu penumpang yang terdaftar dalam pemesanan. Ketelitian dalam menginput data rekening menjadi kunci, karena kesalahan dapat menyebabkan sistem menolak proses pembatalan online.
Lebih lanjut diungkapkan, "Apabila proses pengembalian bea tiket yang dibatalkan mengalami kegagalan transfer, maka penumpang akan mendapat pemberitahuan berupa notifikasi sms dan email serta berhak mendapatkan bea tiket yang dibatalkan paling lama/maksimal 1 tahun terhitung sejak proses pembatalan dilakukan."
Perlu diingat, dana yang tidak diambil dalam jangka waktu satu tahun tersebut akan diserahkan kepada perusahaan. Untuk tiket yang awalnya dibeli melalui situs online selain Access by KAI, pembatalan online tetap bisa dilakukan asalkan kode booking telah ditambahkan ke dalam aplikasi dan nama penumpang terdaftar sebagai pengguna.
Artikel Terkait
Pengadilan AS Vonis Seumur Hidup untuk Pelaku Rencana Pembunuhan Donald Trump
MUI Dukung Polri Tetap Langsung di Bawah Presiden, Tolak Wacana Kementerian Khusus
Adies Kadir Janji Netral, Siap Mundur dari Perkara Golkar Usai Dilantik Jadi Hakim MK
Mantan Staf Khusus Kemendikbudristek Tak Ketahui Keberadaan Jurist Tan