Stasiun Manggarai kembali menjadi sorotan akibat kepadatan ekstrem yang terjadi pada Selasa (4/11/2025). Stasiun transit tersibuk di Jakarta ini berubah menjadi lautan manusia setiap pagi, menciptakan pemandangan rutin yang seolah tak ada habisnya.
Sebagai titik pertemuan utama berbagai rute KRL Commuterline, Stasiun Manggarai memang telah lama identik dengan hiruk-pikuk dan kesibukan tak tertahankan. Saat jam berangkat kerja tiba, antrean penumpang mengular di setiap sudut stasiun. Di tengah deru pengumuman pengeras suara dan bunyi peluit petugas, ribuan komuter terlihat bergegas mengejar kereta yang datang.
Kondisi semakin kacau ketika pintu kereta terbuka. Seolah ada hukum tak tertulis yang memicu semua penumpang berebut ruang. Adegan dorong-mendorong menjadi pemandangan biasa yang seakan menjadi ritual pagi yang tak terelakkan bagi pengguna KRL Jabodetabek.
Yang mencengangkan, kepadatan di Stasiun Manggarai bukan hanya terjadi saat libur panjang atau cuti bersama. Hampir setiap hari, pemandangan serupa terus terulang, menunjukkan parahnya masalah transportasi massal di ibu kota.
Fenomena kepadatan KRL ini bahkan telah menarik perhatian Presiden Prabowo Subianto. Menanggapi kondisi tersebut, Prabowo secara tegas meminta PT KAI untuk segera menambah gerbong KRL guna mengatasi overload penumpang yang terjadi hampir setiap hari.
Bagi sebagian orang, kondisi ini mungkin tampak melelahkan. Namun bagi ribuan komuter yang menggantungkan hidup pada ritme kota, Stasiun Manggarai tetap menjadi titik awal perjuangan sehari-hari yang harus dijalani demi mengejar penghidupan di Jakarta.
Artikel Terkait
Manchester United Tertahan di Peringkat Ketiga Usai Ditahan Imbang Sunderland
Prabowo Canangkan Pembangunan 1.582 Kapal Ikan untuk Nelayan, Tegaskan Laut Indonesia Tak Boleh Dinikmati Kapal Asing
RB Leipzig Taklukkan St. Pauli 2-1, Jaga Asa ke Liga Champions
Persis Solo vs Persebaya Berakhir Imbang 0-0, Peluang di Papan Atas dan Bawah Masih Terbuka