Demo Gorok Leher Ainul Yaqin: Kecaman Internasional & Desakan Pemecatan dari Transjakarta

- Selasa, 04 November 2025 | 02:50 WIB
Demo Gorok Leher Ainul Yaqin: Kecaman Internasional & Desakan Pemecatan dari Transjakarta
Demo Gorok Leher, Komisaris Transjakarta Ainul Yaqin Dikecam Publik Internasional - Berita Terkini

Demo Gorok Leher, Komisaris Transjakarta Ainul Yaqin Dikecam Publik Internasional

Aksi demonstrasi Komisaris PT Transportasi Jakarta (Transjakarta), Muhammad Ainul Yaqin, kembali menuai kecaman dari berbagai pihak. Kali ini, kecaman tajam datang dari publik Jepang yang geram dengan orasinya yang dinilai mengandung ancaman kekerasan.

Kecaman dari Publik Jepang

Seorang warganet Jepang, YUASA TADAO, menyebut Ainul sebagai anggota kelompok ekstremis dan menyerukan agar dia dilarang masuk ke Jepang. "Kita tidak boleh mengizinkan orang gila masuk ke Jepang," tulisnya di platform X.

Pendapat serupa diungkapkan oleh akun ShibaTalks yang menyerukan pengawasan ketat terhadap Muslim di Jepang dan menegaskan bahwa orang-orang dengan pandangan seperti Ainul tidak seharusnya diizinkan masuk.

Desakan Pemecatan dari Dalam Negeri

Tidak hanya dari luar negeri, desakan untuk memecat Ainul Yaqin juga menguat dari dalam negeri. Sejumlah warganet telah mengirimkan surat kepada Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menuntut pemberhentian Ainul dari posisinya sebagai Komisaris Transjakarta.

"Btw, 10 hari lalu saya kirim surat tuntutan pemberhentian Komisaris gorok leher. Smg lagi diPROSES ya," tulis akun @elisa_jkt. Warganet lain, @marukonahu, juga menyatakan telah mengirim surat serupa, menilai ancaman Ainul tidak pantas dilontarkan seorang pejabat.

@isuzucarpenter menambahkan, "Gue sebagai akamsi kagak setuju lah orang kayak die jadi komisaris. Akhlak-nye ga ada." Desakan ini menunjukkan tekanan publik yang besar terhadap kinerja dan etika pejabat BUMD.

Isi Orasi Kontroversial Ainul Yaqin

Kontroversi ini berawal dari rekaman orasi Ainul Yaqin yang mengenakan jaket Ansor. Dalam orasinya, dia menyatakan, "Apa bila ada kiai dan ulama kita yang dihina, maka Ansor dan Banser akan menjadi garda terdepan."

Lebih lanjut, dia mengeluarkan pernyataan yang memicu kemarahan publik: "Jangan sampai kader-kader Banser menggorok leher kalian, seperti Banser menggorok leher PKI. Halal darah kalian." Pernyataan ini dinilai sangat provokatif dan tidak pantas, terlebih mengingat posisinya sebagai seorang hafizh (penghafal Al-Qur'an) dan pejabat publik.

Profil dan Jabatan Ainul Yaqin

Selain menjabat sebagai Komisaris PT Transjakarta, Muhammad Ainul Yaqin juga aktif sebagai Ketua GP Ansor DKI Jakarta dan Tenaga Ahli Menteri Agama RI. Posisi strategisnya inilah yang membuat pernyataannya mendapat sorotan dan kritik yang luas, baik secara nasional maupun internasional.

Insiden ini menyoroti pentingnya etika berkomunikasi bagi para pejabat publik dan dampak luas dari pernyataan yang dinilai menghasut. Tuntutan agar Ainul Yaqin bertanggung jawab atas ucapannya terus bergulir dari berbagai kalangan.

Editor: Yuliana Sari

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar