Oknum Polisi Bunuh Dosen IAK Bugo: Motif Asmara dan Keterlibatan Pelaku Lain Didalami
JAKARTA - Kasus pembunuhan dosen Institut Agama dan Kesehatan (IAK) Setih Setio Muara Bungo, Erni Yuniati, oleh oknum polisi bernama Waldi kini tengah diselidiki lebih lanjut. Tim gabungan Satreskrim Polres Bungo dan Polres Tebo, Jambi, mendalami kemungkinan adanya pelaku lain yang terlibat dalam tragedi ini.
Waldi, yang merupakan anggota Polres Tebo, saat ini telah ditangkap dan menjalani pemeriksaan intensif. Kapolres Bungo menegaskan bahwa Polri tidak akan menolerir pelanggaran hukum yang dilakukan oleh anggotanya, sekecil apa pun.
Berdasarkan hasil pemeriksaan, motif pembunuhan ini diduga kuat dipicu oleh persoalan asmara. Hasil autopsi juga mengungkap temuan yang memprihatinkan, yaitu adanya tanda-tanda kekerasan fisik dan dugaan kekerasan seksual pada korban.
Pelaku telah mengakui perbuatannya. Sejumlah barang bukti turut disita untuk mendukung penyelidikan, termasuk sebuah mobil Honda Jazz berwarna putih, sepeda motor Honda PCX, dan handphone.
Sebagai konsekuensinya, Waldi tidak hanya terancam hukuman pidana, tetapi juga sanksi etik berat dari institusi Polri, berupa Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH). Peristiwa yang menghebohkan warga Bungo ini terjadi di rumah korban yang berlokasi di Perumahan BTN Al-Kautsar Residence 7, Kecamatan Rimbo Tengah, pada Sabtu, 1 November 2025.
Artikel Terkait
Mantan Pj Gubernur Sulsel Dipanggil Lagi untuk Periksa Lanjutan Kasus Korupsi Bibit Nanas Rp50 Miliar
DPRD Kaltim Bentuk Pansus Hak Angket Usut Dugaan Pelanggaran Kebijakan Gubernur Rudy Masud
TAUD Nilai Sidang Penyiraman Air Keras di Pengadilan Militer Penuh Kejanggalan dan Tak Imparsial
Indonesia Duduki Peringkat Kedua Emisi Metana Sektor Energi Fosil di Asia Selatan dan Tenggara