Badai Melissa Tewaskan 20 Orang di Haiti, 10 di Antaranya Anak-Anak
Bencana banjir besar yang dipicu oleh Badai Melissa telah menyebabkan korban jiwa yang signifikan di Haiti. Laporan terbaru mengonfirmasi setidaknya 20 orang meninggal dunia akibat terjangan badai tersebut.
Badan Pertahanan Sipil Haiti menyatakan bahwa dari total korban tewas, separuhnya atau 10 orang adalah anak-anak. Situasi ini diperparah dengan laporan mengenai 10 orang lainnya yang masih dinyatakan hilang.
Kepala Badan Pertahanan Sipil Haiti, Emmanuel Pierre, menegaskan bahwa tim tanggap darurat saat ini masih terus melakukan operasi pencarian untuk menemukan korban yang hilang. Banjir bandang yang menerjang wilayah pesisir, termasuk Petit-Goave, menyebabkan banyak rumah hancur dan korban jiwa ditemukan tertimbun di bawah puing-puing bangunan.
Tidak hanya di Haiti, Badai Melissa juga dilaporkan menyebabkan kerusakan parah di negara tetangga seperti Jamaika dan Kuba. Meski intensitasnya telah turun menjadi Kategori 2, otoritas setempat tetap mengeluarkan peringatan badai untuk beberapa wilayah di Bahama dan Bermuda.
Informasi ini dikutip dari sumber berita terpercaya untuk memberikan update terbaru mengenai dampak Badai Melissa di kawasan Karibia.
Artikel Terkait
Ancaman Nyata AI bagi Indonesia Bukan Hilangnya Pekerjaan, Melainkan Lambatnya Transformasi Kebijakan Ketenagakerjaan
Dentuman di Candi Prambanan Bukan Ledakan, Melainkan Kembang Api Acara Pra-Nikah Sespri Prabowo
Pengamat Kritik Penunjukan Mensesneg sebagai Ketua Satgas PHK: Terlambat, 88.000 Pekerja Sudah Kena PHK dalam Setahun
Kelangkaan BBM Lumpuhkan Bangkalan, Puluhan SPBU Tutup dan Antrean Mengular hingga Berjam-jam